Sabtu, 21 Maret 2026

Polemik Megawati

Polemik 'Main Sabun' Megawati Berbuntut Panjang hingga Berimbas ke Timnas

Luapan emosi Megawati Hangestri Pertiwi di media sosial TikTok memicu polemik panas yang membelah komunitas pervolian Tanah Air.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Polemik 'Main Sabun' Megawati Berbuntut Panjang hingga Berimbas ke Timnas
FOTO: Muhammad Nursina
PROLIGA 2025 - Ekspresi Pevoli Gresik Petrokimia, Megawati Hangestri saat melawan tim voli putri Jakarta Pertamina Endro dalam seri ketiga Final Four Proliga 2025 di Gor Sritex Arena, Solo, Jumat (2/5/2025). (TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina) 

TRIBUNGORONTALO.COM - Luapan emosi Megawati Hangestri Pertiwi di media sosial TikTok memicu polemik panas yang membelah komunitas pervolian Tanah Air.

Istilah "main sabun" menjadi pusat perdebatan, diduga sebagai sindiran tajam.

Sindirian ini diduga ia tunjukan terhadap pertandingan krusial antara Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Pertamina Enduro di final four Proliga 2025.

Pertandingan yang digelar di GOR Sritex, Solo, pada Minggu (4/5/2025) tersebut berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk Popsivo.

Hasil ini menjadi penentu nasib Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, tim yang dibela Megawati, dalam perebutan tiket grand final.

Jakarta Pertamina Enduro, yang sudah dipastikan lolos ke final, dianggap tidak bermain maksimal, sehingga membuka jalan bagi Popsivo.

Kekalahan Pertamina Enduro secara langsung menggagalkan impian Petrokimia untuk melaju ke partai puncak.

Kekecewaan Megawati memuncak dalam siaran langsung TikTok bersama Rika Dwi Latri, middle blocker Petrokimia.

Unggahan dengan caption "playing soap" itu diduga kuat menyindir Pertamina Enduro yang dianggap sengaja mengalah.

Meskipun caption tersebut dihapus, jejak digitalnya terlanjur menyebar luas.

Megawati bahkan kembali menyindir soal sportivitas dalam siaran langsung lainnya.

Ia mengungkapkan kekecewaannya karena merasa selalu menjunjung tinggi sportivitas, baik di Korea maupun Indonesia.

"Udah dihujat, nggak main, kalah lagi. Nggak apa-apa, semua itu sudah tertakar, enggak akan tertukar," ujarnya.

Polemik ini menimbulkan dampak negatif yang signifikan bagi dunia pervolian Indonesia.

Kekhawatiran utama adalah potensi munculnya "star syndrome" pada Megawati. 

Istilah ini merujuk pada sikap seseorang yang merasa superior dan istimewa, layaknya seorang bintang.

Perubahan sikap ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan banyak netizen menyayangkan dugaan perubahan sikap Megawati. 

Meskipun Megawati adalah pemain kunci Timnas voli putri Indonesia, polemik ini berpotensi mengganggu persiapan tim.

Apalagi saat ini tengah persiapan untuk ajang internasional, seperti AVC Women's Nations Cup 2025 dan SEA Games 2025. 

Meskipun sulit untuk mencoret Megawati, eskalasi konflik dapat memaksa tim pelatih untuk mengistirahatkan sang pemain sementara waktu.

Polemik ini tidak hanya mencoreng citra pervolian Indonesia, tetapi juga mengancam soliditas timnas. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved