Senin, 16 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Syamsir, Pria Asal Makassar Jadi Dosen Serta Buka Usaha Kedai Kopi di Gorontalo

Syamsir (34) merupakan warga asli dari Desa Benteng Malewang, Kabupaten Bulukumba, Makassar, Sulawesi Utara. Syamsir rela merantau ke Gorontalo untuk

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Cerita Syamsir, Pria Asal Makassar Jadi Dosen Serta Buka Usaha Kedai Kopi di Gorontalo
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
HIS – Syamsir dari Desa Benteng Malewang, Kabupaten Bulukumba, Makassar merantau ke Gorontalo, Kamis (8/5/2025). Dengan tekat kuat ia kini ia menjadi salah satu dosen di Universitas Ichsan Gorontalo dan juga memiliki usaha warung kopi di Kota Gorontalo, 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Syamsir (34) merupakan warga asli dari Desa Benteng Malewang, Kabupaten Bulukumba, Makassar, Sulawesi Selatan.

Syamsir rela merantau ke Gorontalo untuk mengadu nasib.

Awalnya setelah lulus dari sekolah magister di Universitas Islam Makassar (UIN) tahun 2014 ia mulai mencari pekerjaan.

“Biasa setelah kuliah cari kerja umumnya begitu, karena posisi pada saat ini sudah selesai S2 Agribisnis Pertanian,” ungkapnya sembari meneguk kopi.

Semasa kuliah dirinya sudah mulai bekerja untuk menambah biaya.

Baca juga: Cek Promo Minyak Goreng 2 Liter Rp 30 Ribuan di Alfamart - Indomaret, Cuma Sampai 10 Mei 2025!

Syamsir pernah bekerja di Toraja, sebuah wilayah di ujung Sulawesi Selatan.

Dirinya saat itu bekerja sebagai pendamping kelompok tani, sebuah program dari kementerian.

Namun di tahun 2015 Syamsir memilih untuk mengundurkan diri demi menyelesaikan perkuliahannya.

“Karena persoalan ingin cepat menyelesaikan kuliah, akhirnya saya memutuskan mengundurkan diri itu tahun 2015,” jelasnya.

Setelah itu, Syamsir mencari pekerjaan lain untuk menyambung hidupnya.

Baca juga: Diskon Minyak Goreng 2 Liter di Alfamart Kamis, 8 Mei 2025: Semua Merk Hanya Rp30 Ribuan

Di 2016 dirinya beralih profesi menjadi seorang pedagang barang elektronik .

Pekerjaan itu pun tak lama digelutinya, sebab dirinya sakit dalam waktu yang tak cepat.

“Pada tahun 2016 akhir itu sempat sakit cukup lama, setelah sebulan sakit ada keinginan untuk kerja,” tuturnya.

Syamsir pun kepikiran untuk mengadu nasib ke negeri orang.

Diapun memulai segala persiapannya seperti memperdalam penguasaan bahasa Inggrisnya.

Baca juga: Cek Harga Beras, Gula dan Minyak Goreng di Alfamart dan Indomaret: Ada Potongan Khusus

Tak tanggung-tanggung, dirinya memutuskan untuk ke wilayah Kediri, Jawa Timur selama setahun untuk belajar bahasa inggris.

Sembari belajar, Syamsir pun sembari bekerja sebagai tenaga pengajar.

Meski sudah mengajar di Jawa tapi impiannya untuk bekerja di luar negeri belum hilang dalam ingatan Syamsir.

Tapi karena Syamsir merupakan anak satu-satunya, ia pun tidak diizinkan orang tuanya untuk bekerja ke luar negeri, padahal segala sesuatu telah dipersiapkan Syamsir.

“Sampai tidak tega juga meninggalkan orang tua maka saya kembali ke kampung halaman,” terangnya.

Baca juga: Promo Harga Minyak Goreng di Alfamart dan Indomaret 9 Mei 2025: 2 Liter Hanya Rp30 Ribuan

Pasca sebulan kembali dari perantauan, Syamsir mendapat informasi lowongan pekerjaan (loker) pendaftaran dosen di Universitas Ichsan. Tepat bulan Mei 2018, ia memberanikan diri datang ke Provinsi Gorontalo.

Meski tidak ada keluarga maupun kerabat, ia tetap nekat untuk mengadu nasib di Gorontalo, bermodalkan info di loker tersebut.

“Tidak ada satu pun yang saya kenal di Gorontalo hanya modal mendaftar, wawancara, diterima dan langsung datang ke sini,” terangnya.

Sampai waktu di bandara nomor yang menghubungi Syamsir sudah tidak aktif dengan kebingungan ia pun tetap memberanikan diri ke Gorontalo.

Sebab, Syamsir sudah memesan tiket dan pantang untuk kembali ke kampung halaman.

“Lama saya di bandara itu, mau kemana ini, tapi karena memang terbiasa nekat jadi saya memberanikan diri ke Gorontalo,” ujar Syamsir sembari tertawa kecil mengingat kesan pertamanya akan ke Gorontalo.

Baca juga: Promo Indomaret dan Alfamart Hari Ini Rabu 7 Mei 2025, Ada Aneka Minyak Goreng dan Harganya

Bukan tanpa alasan nomor yang sempat menghubungi Syamsir yang tiba-tiba tidak aktif itu. Ternyata yang menghubunginya adalah rektor dan rupanya setelah menelepon Syamsir, rektor tersebut berangkat umroh.

Singkat cerita, Syamsir sudah mengenal beberapa orang di Gorontalo, ia juga memiliki teman yang sama-sama orang Makassar

Saat telah diterima sebagai dosen di Ichsan Gorontalo, Syamsir tinggal di asrama dosen. Hingga ia pun menikah dengan wanita pujaan hatinya tahun 2021.

Cukup lama di Gorontalo akhirnya Syamsir membuka warkop di Liluwo, Kota Tengah, Kota Gorontalo yang ia beri nama Ideal Coffee.

Usaha ini katanya ide-ide lama yang telah lama ia simpan dan baru terwujud tahun 2025 ini.

“Ini adalah ide yang mengendap, sudah lama saya punya rencana buka usaha kopi ini,” jelasnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius dan Pisces Hari Ini Jumat 9 Mei 2025: Cinta hingga Keuangan

Alasan ia membuka warkop karena kesukaannya dengan kopi sejak masih sekolah hingga menjadi dosen.

“Akhirnya bulan sebelas tahun kemarin sudah siap untuk buka usaha ini, dan baru jalan bulan satu 2025,” katanya.

Tapi sebetulnya rencana awal, ia ingin membeli lahan untuk ia tanami kopi karena memang dasarnya Syamsir petani kopi di kampung halaman sekaligus menempuh pendidikan yang membidangi pertanian.

Hanya saja keinginan itu harus tertunda dulu karena terkendala biaya, dan ia pun beralih untuk membuka usaha warkop tersebut.

“Rencana awalanya saya ingin buka lahan untuk ditanami kopi dan tempat belajar, kan banyak SMK pertanian di Gorontalo,” jelasnya.

Sejauh ini Syamsir senang tinggal di Gorontalo karena menurutnya di daerah ini nyaman untuk jadi tempat tinggal.

Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Hari ini 9 Mei 2025: Cinta, Kesehatan, Karir dan Keuangan

Saat ini ia sudah mempunyai dua orang kariyawan yang merupakan alumni mahasiswa di Ichsan Gorontalo.

Aktivitas sehari-hari Syamsir, saat pagi hari mengajar anak-anak mahasiwa dan sore atau malam hari akan datang ke warkop miliknya itu.

Kisah Syamsir menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tetap percaya dengan diri sendiri dan tidak pernah menyerah dengan cobaan dan terpaan kehidupan.(*)


(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved