Berita Paus Leo VIX
3 Sinyal Kuat Paus Leo XIV dari Balkon Santo Petrus
Dunia kini menanti dengan penuh antisipasi, apakah Paus Leo XIV akan mampu menjembatani berbagai perbedaan di dalam Gereja dan dunia yang semakin terp
Ia menyampaikan sapaan dalam bahasa Italia, bahasa resmi Takhta Suci, serta beberapa kalimat dalam bahasa Spanyol sebagai bentuk sapaan hangat kepada komunitas lamanya di Peru.
Kalimat publik pertamanya, "La pace sia con tutti voi!" (Damai sejahtera bagi kalian semua!), langsung mengirimkan pesan kuat tentang perdamaian – sebuah tema sentral yang juga sering digaungkan oleh pendahulunya, Paus Fransiskus.
Lebih lanjut, Leo XIV menggambarkan perdamaian sebagai "perdamaian yang dilucuti dan melucuti," yang "rendah hati dan penuh ketekunan."
Ia juga mengenang Paus Fransiskus, menyebut suaranya yang "lemah namun penuh keberanian," dan mengulang pesan terakhir pendahulunya: "Tuhan mencintai kita semua, dan kejahatan tidak akan menang. Kita berada dalam tangan Tuhan."
Pilihan kata dan bahasa ini menunjukkan kesinambungan dengan semangat Fransiskus namun dengan penekanan dan gaya komunikasi yang mungkin berbeda.
3. Pilihan Busana: Menggabungkan Tradisi dan Identitas Baru
Sebuah perbedaan mencolok terlihat dalam pilihan busana Paus Leo XIV. Berbeda dengan Paus Fransiskus yang sejak awal menolak simbol-simbol kemewahan, Leo XIV tampil mengenakan jubah merah tradisional di atas kasula putih.
Isyarat ini ditafsirkan sebagai upaya untuk menunjukkan identitas yang berbeda, meskipun ia diyakini akan meneruskan semangat kerendahan hati dan keadilan sosial yang diusung pendahulunya.
Paus baru ini kini berdiri di persimpangan harapan: melanjutkan warisan Paus Fransiskus dalam semangat kerendahan hati dan keadilan sosial, namun dengan sentuhan gaya yang lebih tradisional dan pendekatan yang mungkin menawarkan perspektif baru.
Dunia kini menanti dengan penuh antisipasi, apakah Paus Leo XIV akan mampu menjembatani berbagai perbedaan di dalam Gereja dan dunia yang semakin terpolarisasi di bawah kepemimpinannya. Babak baru Vatikan telah dimulai.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Paus-Leo-XIV-yang-baru-terpilih-yang-sebelumnya-adalah-Kardinal-Robert-Prevost.jpg)