Berita Sepak Bola
Arteta Tebar Ancaman di Paris, Sebut Arsenal Siap Ukir Sejarah dan Hancurkan Mimpi PSG
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengirimkan pesan tegas dari London: timnya siap melakukan "sesuatu yang luar biasa" dan menulis babak sejarah mereka sen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berbicara-menjelang-leg-kedua-semifinal-Liga-Champions-Arsenal-melawan-Paris-Saint-Germain.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Manajer Arsenal Mikel Arteta mengirimkan pesan tegas dari London: timnya siap melakukan "sesuatu yang luar biasa" dan menulis babak sejarah mereka sendiri dengan menaklukkan Paris Saint-Germain (PSG) di kandangnya.
Pertarungan sengit leg kedua semifinal Liga Champions akan tersaji dini hari nanti, Kamis (7/5/2025) pukul 02.00 WITA (Rabu pukul 21.00 CET), di mana Arsenal datang dengan defisit satu gol akibat kekalahan tipis 0-1 di Emirates pekan lalu.
Meski mengakui keunggulan PSG di sebagian besar jalannya leg pertama, Arteta bersikeras bahwa The Gunners memiliki kapasitas lebih dari cukup untuk membalikkan agregat di Parc des Princes dan mengamankan tiket impian menuju final Liga Champions yang akan dihelat di Munich.
"Untuk memenangkan final Liga Champions, Anda harus melakukan sesuatu yang luar biasa sepanjang turnamen. Kami telah melakukan banyak hal hebat, tetapi besok di Paris melawan tim ini adalah momen untuk melakukannya," ujar Arteta dengan tatapan mata penuh keyakinan.
"Kami ingin meningkatkan level tim ini dan mulai membuat sejarah. Itulah kesempatan yang ada di depan kami untuk melakukannya. Kami hanya satu kemenangan lagi dari final. Kami tidak bisa memikirkan hal lain. Mari kita buktikan di lapangan besok pukul 2 dini hari waktu Manado (9 malam CET), tunjukkan versi terbaik, terbaik, terbaik, terbaik kami dan menangkan pertandingan!" serunya, membakar semangat para pemain dan suporter.
Arteta menekankan krusialnya memperbaiki dan meningkatkan konsistensi performa yang sempat goyah di leg pertama.
"Banyak hal yang kami lakukan di pertandingan pertama [harus kami lakukan] lebih baik dan lebih konsisten. Jika kami melakukan itu, probabilitas kesuksesan akan sangat, sangat dekat bagi kami."
"Kami lebih dari mampu. Kami telah melakukannya di Eropa melawan banyak rintangan. Mungkin tidak ada yang menyangka kami akan berada di posisi ini. Itu juga melawan sejarah. Jadi, mari kita buat sejarah kita sendiri," tegasnya, merujuk pada keraguan banyak pihak terhadap peluang Arsenal.
"Kami berada di semifinal di kota-kota terindah di dunia melawan lawan yang hebat. Tidak ada yang lebih baik dari itu. Kami di sini untuk membuat sejarah. Kami memiliki peluang besar besok. Kami membawa hasil yang memberi kami begitu banyak kejelasan tentang apa yang harus kami lakukan. Banyak pelajaran dari leg pertama juga tentang betapa tipisnya jarak antara kedua tim. Hasilnya, menurut pendapat saya, seharusnya bisa sangat berbeda juga. Jadi, besok adalah kesempatan lain untuk membuktikan itu dan mendapatkan hak untuk berada di final."
Arteta meyakini bahwa semangat dan kemampuan untuk meraih kemenangan sudah tertanam dalam diri para pemainnya.
"Saya pikir itu ada di dalam diri kami. Saya pikir kami tidak membutuhkan apa pun lagi, Anda tahu. Sekarang kami perlu menggunakannya untuk menyalurkan energi, emosi, keinginan yang kita semua miliki di dalam diri kita untuk memberikan dan tampil di level terbaik, di level tertinggi yang dimiliki masing-masing dari kita besok, untuk memberikan hasil yang kami butuhkan untuk mencapai final."
Gelandang andalan Arsenal, Declan Rice, turut menyuarakan keyakinannya dengan nada yang sama optimis.
"Jika kami adalah versi terbaik dari diri kami sendiri - dan kami tahu kami bisa menjadi itu - tidak ada yang bisa menghentikan kami untuk mencapai final itu."
"Anda tidak bisa datang ke semifinal tandang di Paris dan tidak memiliki keyakinan dan keberanian itu. Jika kami ingin memenangkan sesuatu, kami harus mengambil langkah-langkah besar ini. Besok malam adalah langkah besar, dan kami sangat termotivasi oleh fakta bahwa final hanya berjarak 90 menit lagi. Kami di sini untuk memenangkan pertandingan dan membuat pernyataan serta mencapai final. Kami telah bangkit di kesempatan-kesempatan besar di masa lalu dan kami siap untuk melakukannya lagi," tandas Rice.
Rice bahkan menyinggung kemenangan Arsenal atas PSG di fase grup sebelumnya sebagai bukti bahwa rasa takut bukanlah bagian dari mentalitas The Gunners.
| Manchester United Tak Akan Pecat Ruben Amorim Sebelum Laga Sunderland, Roy Keane Bisa Jadi Pengganti |
|
|---|
| Balas Dendam Manis Ousmane Dembele, Dicap Gagal di Barcelona Kini Peraih Ballon d'Or 2025 |
|
|---|
| Hugo Ekitike Selangkah Lagi Gabung Liverpool, Masa Depan Nicolas Jackson di Chelsea Terancam? |
|
|---|
| Resmi! Luka Modric Gabung AC Milan, Tinggalkan Real Madrid Sebagai Legenda Terbesar |
|
|---|
| Rafael Leao Ucapkan Selamat Tinggal untuk Theo Hernandez yang Akan Gabung Al-Hilal |
|
|---|