Rabu, 4 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Terjadi Selasa Pagi 06 Mei 2025, Info BMKG Kedalaman 13 Km

Baru saja terjadi sebuah gempa bumi dengan magnitudo 2,3 terjadi di wilayah perairan selatan Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Terjadi Selasa Pagi 06 Mei 2025, Info BMKG Kedalaman 13 Km
BMKG
GEMPA BUMI dengan magnitudo 2,3 terjadi di wilayah selatan Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa pagi, 6 Mei 2025, pukul 06.24 Wita. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Baru saja terjadi sebuah gempa bumi dengan magnitudo 2,3 terjadi di wilayah perairan selatan Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Gempa bumi ini tepatnya terjadi pada Selasa pagi, 6 Mei 2025, pukul 06.24 Wita.

Data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan pusat gempa.

Dari data BMKG tersebut, lokasi gempa rupanya berada pada koordinat 8.41 Lintang Selatan dan 122.28 Bujur Timur, dengan kedalaman 13 kilometer.

Episenter gempa terletak di laut, sekitar 25 kilometer selatan Kecamatan Aimere, salah satu wilayah pesisir di Kabupaten Ngada, Pulau Flores.

Berdasarkan parameter lokasi dan kedalaman, gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal, yang biasanya disebabkan oleh aktivitas sesar lokal di kerak bumi bagian atas.

Gempa dengan magnitudo kecil dan kedalaman dangkal seperti ini umum terjadi di kawasan zona Flores Back-Arc Thrust, sebuah jalur patahan aktif yang membentang di selatan Pulau Flores.

Meskipun energi yang dilepaskan relatif kecil, gempa dangkal bisa terasa di permukaan jika terjadi dekat dengan pemukiman.

Namun dalam kasus ini, tidak ada laporan getaran yang dirasakan oleh warga.

Selain itu, gempa dengan magnitudo 2,3 sangat kecil kemungkinannya untuk menimbulkan guncangan signifikan, bahkan pada kedalaman 13 km sekalipun. 

Biasanya hanya terekam oleh instrumen seismograf.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan atau aktivitas susulan.

Gempa juga tidak berpotensi tsunami, mengingat magnitudo yang sangat rendah dan pusat gempa yang relatif jauh dari sumber deformasi besar di dasar laut.

Masyarakat Ngada dan sekitarnya diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang dapat menimbulkan kepanikan.

Aktivitas kegempaan di kawasan ini memang cukup aktif, namun sebagian besar gempa yang terjadi memiliki skala kecil dan tidak berbahaya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved