Puting Beliung di Gorontalo
BMKG Gorontalo Jelaskan Fenomena Puting Beliung yang Hantam Pentadio Timur
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo menjelaskan perihal bencana alam yang terjadi sore tadi di Gorontalo, Senin (5/5/2025).
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sebuah-rumah-semi-permanen-diterjang-angin-puting-beliung.jpg)
Yulia melaporkan bahwa rumahnya sendiri dan rumah para tetangganya juga mengalami kerusakan.
Lebih parah lagi, terdapat rumah yang kini tergenang air hujan di bagian dalamnya akibat atapnya diterbangkan angin hingga beberapa meter jauhnya.
Selain Ulapato, kerusakan akibat puting beliung juga dilaporkan oleh Arlan, seorang warga Pentadio, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.
30 Rumah Rusak
Terkonfirmasi, sebanyak 30 rumah di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, rusak gara-gara angin puting beliung.
Penelusuran TribunGorontalo.com di lokasi, warga mengakui bahwa angin dengan daya rusak tinggi ini menerjang sekitar pukul 14.30 Wita.
Adapun kerusakan rumah-rumah ini mayoritas di bagian atap berbahan seng dan dapur yang biasanya semi permanen.
Dampak kerusakan yang cukup merata, khususnya di Dusun 1 dan Dusun 3 desa tersebut.
Kepala Desa Pentadio Timur, Rahman Adam, yang tiba sekitar 15 menit pascakejadian, membenarkan skala kerusakan tersebut.
Rahman mengatakan 30 rumah yang terdampak masih merupakan data sementara.
“Saat kami sampai, kondisi sudah rusak parah. Kami sudah identifikasi sekitar 30 rumah terdampak, dan ada dua rumah di Dusun 1 yang tertimpa pohon kelapa,” ungkapnya.
Selain atap rumah yang beterbangan, pohon kelapa tumbang juga menimpa dua rumah warga.
Pihak PLN telah sigap turun ke lokasi untuk mengamankan instalasi listrik di titik-titik berbahaya.
“Syukur Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada korban jiwa,” tegas Rahman.
Warga yang mengalami langsung terjangan angin bercerita tentang situasi mencekam saat itu.