Kabar Seleb
Penahanan Nikita Mirzani & Asistennya Diperpanjang 30 Hari, Alasan Polisi: Masih Proses
Perpanjangan masa penahanan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pemerasan yang saat ini tengah diusut pihak Polda Metro Jaya atas laporan dokter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/wrthjetjyrn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Kabar terbaru artis Nikita Mirzani (NM) dan asistennya Mail Syaputra kini diperpanjang selama 30 hari.
Terjerat kasus pemerasan beberapa waktu lalu, hingga kini Nikita Mirzani masih ditahan.
Setelah beberapa bulan menjalani masa tahanan, kini terungkap kabar terbaru Nikita Mirzani yang ternyata belum bebas.
Bahkan masa penahanan artis yang akrab disapa nyai itu diketahui diperpanjang.
Perpanjangan masa penahanan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pemerasan yang saat ini tengah diusut pihak Polda Metro Jaya atas laporan dokter kecantikan Reza Gladys.
Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary pada konferensi pers yang digelar, Jumat (2/5/2025).
"Hasil komunikasi kami dengan rekan-rekan penyidik dari Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya maka terhadap tersangka dugaan tindak pidana ancaman, pemerasan melalui media elektronik dan atau pemerasan dan atau tindak pidana pencucian uang atas nama Saudara IM dan tersangka Saudari NM."
Baca juga: Gempa M5,9 Guncang Timur Laut Keerom Papua, Terasa hingga Kota Jayapura
"Berdasarkan surat perpanjangan penahanan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan maka mulai hari ini tanggal 2 Mei 2025 terhadap kedua tersangka dilanjutkan penahanannya dalam periode 30 hari ke depan dalam proses penyidikan di Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya," ungkap Ade Ary, dikutip dari YouTube Mantra News, Sabtu (3/5/2025).
Adapun dijelaskan Ade Ary, saat ini penyidik masih dalam proses melengkapi berkas perkara berdasarkan arahan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam surat P19-nya.
"Saat ini penyidik terus melakukan atau melengkapi berkas perkara berdasarkan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum di surat P19-nya."
"Kemudian penyidik Direktorat Reserse Siber minggu depan akan mengirimkan kembali berkas perkara," jelasnya.
Ade Ary menguraikan, sebelumnya pihak Polda Metro Jaya telah mengirim berkas ke Kejaksaan, namun oleh pihak JPU diminta untuk melengkapi.
Alhasil, pada pekan depan, penyidik akan kembali mengirimkan berkas perkara ke Kejaksaan.
"Jadi perlu kami jelaskan bahwa di tahap awal penyidik sebelumnya mengirimkan berkas perkara kepada JPU di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan."
"Kemudian ada surat dari JPU bahwa ada beberapa hal yang harus dilengkapi oleh penyidik dan kemudian minggu depan setelah proses pelengkapan itu maka penyidik akan mengirimkan kembali berkas perkara ke JPU," urainya.
Untuk itu, masa penahanan Nikita diperpanjang sebab masih dilakukan penyidikan terhadap kasus pemerasan hingga pengancaman yang menjerat ibunda Lolly tersebut.
"Jadi proses penyidikan masih berlangsung oleh rekan-rekan kami dari Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya," ucapnya.
Kondisi Nikita Mirzani Usai Masa Tahanan Diperpanjang 30 Hari
Sementara itu,kondisi Nikita Mirzani selama menjalani masa tahanan akibat kasus dugaan pemerasan diungkap oleh kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.
Dikatakan Fahmi, Nikita Mirzani dalam kondisi baik selama menjalani masa tahanan, ibu tiga anak itu terlihat sangat ketika terakhir kali dikunjungi.
"Sehat alhamdulillah ngga ada masalah, santai aja," kata Fahmi ketika ditemui di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Kamis (1/5/2025).
Baca juga: Intel Polda Jateng Sempat Disandera Pendemo, saat Ketahuan Tugas Demo Hari Buruh
Tidak hanya itu Nikita dinilai lebih religius selama menjalani masa tahanan di Polda Metro Jaya. Perubahan sisi religius Nikita terlihat ketika ia rajin membaca Al-quran.
"Ya itu yang saya tahu, tapi kan saya jarang ketemu dia. Jadi pernah sekali saya ketemu, dia bilang mohon maaf bang saya gak bisa lama saya lagi ngaji," ujar Fahmi.
Nikita berupaya menjadi sosok pribadi yang lebih baik dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Fahmi menambahkan jika Nikita tengah mengkhatamkan Al-quran.
"Jadi berarti dia lagi mengkhatamkan dia punya aktvitas religiusnya, itu lebih baguslah ya," ungkap Fahmi Bachmid.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.