Jumat, 13 Maret 2026

Hotel Gorontalo

Tingkat Hunian Kamar di Hotel Gorontalo Cenderung Turun Signifikan, BPS Ungkap Penyebabnya

BPS Provinsi Gorontalo dalam tiga bulan terakhir menunjukkan adanya penurunan dan kenaikan dalam Tingkat Penghunian Kamar di hotel Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Tingkat Hunian Kamar di Hotel Gorontalo Cenderung Turun Signifikan, BPS Ungkap Penyebabnya
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
BPS GORONTALO -- Rosi Prianti, Penanggung Jawab Survei Pariwisata, Hotel dan Akomodasi BPS Gorontalo saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (30/4/2025). Rosi mengatakan penurunan tingkat hunian kamar di hotel Gorontalo terjadi siginfikan. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Tingkat Hunian Kamar di Hotel Gorontalo Cenderung Turun Signifikan, BPS Ungkap Penyebabnya

Berdasarkan data dari BPS Provinsi Gorontalo pada tiga bulan terakhir  pada periode tersebut TPK baik di hotel berbintang maupun non bintang mengalamani penurunan angka yang cukup signifikan.

Rosi Prianti, Penanggung Jawab Survei Pariwisata, Hotel dan Akomodasi BPS Gorontalo mengatakan TPK hotel berbintang berada di angka 56,59 persen pada bulan Desember 2024. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Pertama Kali ke Gorontalo, Mendiktisaintek Brian Yuliarto Disambut Adat Mopotilolo

Kemudian pada Januari 2025, angka ini menunjukkan terjadinya penurunan pada hotel berbintang yakni sebesar 32,59 persen.

Angka itu menunjukkan adanya penurunan drastis pada bulan Desember 2024 terhadap Januari 2025 sebesar 24,00 poin.

"Menurut data BPS untuk TPK hotel berbintang penurunannya cukup signifikan," ungkapnya saat diwawancarai Tribun Gorontalo, Rabu (30/4/2025). 

Namun, pada Februari 2025 angka TPK meningkat menjadi 33,02 persen. Kata Rosi, Bulan Februari memang naik tapi tidak signifikan.

"Memasuki bulan Februari sedikit naik tapi tidak signifikan, jika dibandingkan dengan bulan Januari," tuturnya.

Baca juga: Viral, Tak Ada Kembalian Rp700 Pera, Kurir COD ini Didenda Rp500 ribu dan Kini Terancam Dipecat

Berbeda dengan hotel non bintang di Gorontalo yang terus menunjukkan penurunan sejak Desember 2024.

Sejak Desember 2024 hingga Februari 2025 hotel nonbintang mengalami penurunan. 

TPK hotel nonbintang Januari 2025 terhadap Desember 2025 turun sebesar 2,38 poin sedangkan TPK Februari terhadap Januari Kembali mengalami penurunan sebesar 1,62 poin.

 "Kalau hotel non bintang, TPK-nya terus mengalami penurunan, tidak ada kenaikan,"tuturnya.

Selain TPK, mayoritas tamu yang menginapa pada hotel Bintang dan nonbintang adalah tamu domestik, namun rata-rata lama menginap didominasi oleh wisatawan manca negara.

Baca juga: Tragis! Bocah 7 Tahun Tak Sengaja Tembak Mati Adiknya

Dari data BPS rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang selama Januari 1,41 malam atau turun 0,07 poin jika dibandingkan dengan bulan Desember 2024 yang tercatat 1,48 malam.

Pada hotel nonbintang, bulan Januari 2025 rata-rata menginap tamu domestik menginap 1,12 malam atau naik sebesar 0,03 poin jika dibandingkan Desember 2024. 

Selanjutnya pada bulan Februari 2025 sebesar 1,11 malam atau turun sebesar 0,01 poin.

Jika dibandingkan juga dengan periode yang sama tahun lalu, Rosi menyebut mengalami penurunan.

"Kalau untuk rata-rata lama menginap tamu domestik pada hotel berbintang dari Desember ke Januari mengalami penurunan 0,07 poin , kalau Februari naik 0,05 poin," bebernya.

Menurut Rosi, kenaikan tingkat hunian hotel dapat dipengaruhi oleh event besar yang diselenggarakan di Gorontalo.

Sebab, event tersebut dapat mengundang wisatawan untuk datang ke Gorontalo sehingga dapat meningkatkan hunian kamar baik pada hotel berbintang maupun nonbintang. 

Baca juga: Alasan MUI Larang Umat Islam Ikuti Bansos Jika Syaratnya Vasektomi

"Naik itu biasanya karena ada event, seperti tahun lalu ada event nasional, orang luar daerah datang ke Gorontalo itu juga meningkatkan jumlah TPK," ujarnya.

Rosi menilai kenaikan tingkat hunian di hotel lebih banyak didominasi oleh kegiatan kepemerintahan. 

Namun dikarenakan adanya efisiensi anggaran maka kegiatan tersebut ditunda.

Faktor ini pun menjadi salah satu penurunan TPK hotel.

Sehingga Rosi menyarankan agar pemerintah dapat membuat event yang dapat menenarik wisatawan yang berasal dari luar Gorontalo.
Cara tersebut dianggap ampuh untuk menaikkan TPK di Gorontalo.

"Kami hanya bisa menyarankan ke pemerintah kalau untuk meningkatkan hunian, mungkin ada event besar yang bisa diselenggarakan pemerintah bukan hanya skala lokal tapi juga skala besar itu juga bisa meningkatkan perekonomian daerah," tandasnya. (*)

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

 

Disclaimer: Berita ini telah mengalami perubahan data atas koreksi

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved