Berita Viral
Diduga Mabuk, WNA Asal Ghana Ngamuk di Supermarket, Aniaya Pegawai hingga Bawa Pisau
Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Ghana, Afrika Barat viral karena mengamuk di sejumlah supermarket.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sryjmsryhm.jpg)
Di dalam Farmers Market, WNA tersebut mengamuk dan memecahkan barang-barang yang ada di sana.
Mediasi yang kedua dilakukan oleh pihak Polsek Pancoran dengan KUV, dengan kesepakatan minta dikawal Chief Mall yang merupakan wanita berinisial V.
"Sampai di area Gate 2, keadaan kembali ricuh dengan keadaan saudari V dicekik atau disandera oleh WNA tersebut," tutur dia.
Melihat keadaan tersebut, salah satu petugas keamanan melakukan perlawanan kepada pelaku untuk berupaya membebaskan V.
Namun, KUV melarikan diri ke area Klinik GWS Medika Kalibata yang lokasinya masih berada di area Apartemen Kalibata City.
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus dan Gemini Hari Ini Senin 28 April 2025: Cinta hingga Keuangan
Sekitar pukul 20.00 WIB, piket Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan tiba.
WNA tersebut akhirnya berhasil dievakusi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
"Menurut keterangan istri dari pelaku saudari D, suaminya sedang dalam keadaan mabuk karena meminum minuman beralkohol," ucap Ade Ary.
"Namun istri dari pelaku tidak mengetahui peristiwa yang terjadi karena pihak Polsek Metro Pancoran sudah mengamankanya," lanjutnya.
KUV saat ini sedang dalam proses pemeriksaan kesehatan tepat seusai hari kejadian.
Hal tersebut dilakukan pasca KUV diamankan tepat seusai hari kejadian, Selasa (22/4/2025).
"Masih dalam proses pengecekan kesehatan selama 14 hari," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, Minggu (27/4/2025).
Saat ditegaskan apakah KUV telah jadi tersangka dan ditahan, ia belum mengungkapnya secara gamblang.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo dan Virgo Hari Ini Senin 28 April 2025: Cinta hingga Keuangan
"(KUV dijerat pasal tentang) dugaan tindak pidana pengrusakan dan/atau penganiayaan," ucapnya.
Terkait kemungkinan KUV deportasi, eks Kapolsek Tebet tersebut belum memberikan jawaban pasti.
Ia menyebut saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Imigrasi.
"Sudah koordinasi dengan pihak Imigrasi. Masih dalam proses," kata Murodih.
Kini, kasus yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Pancoran telah dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com