Berita Peristiwa Nasional
Detik-Detik Mengerikan! Truk Mundur Tak Terkendali Lindas Tubuh Balita
Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan truk dan sepeda motor terjadi di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, pada Jumat (25/4/2025) siang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TRUK-KECELAKAAN-Sebuah-truk-kecelakaan-di-jalan-menanjak.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan truk dan sepeda motor terjadi di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, pada Jumat (25/4/2025) siang.
Gara-gara insiden itu, nyawa seorang balita melayang seperti dikutip dari TribunNews.
Insiden nahas ini terjadi di Jalan MT Haryono Gang 11, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sekitar pukul 11.30 WIB.
Keterangan dari saksi mata, Lina (43), seorang warga sekitar, mengungkapkan bahwa truk bermuatan kapur tersebut diduga tidak kuat menanjak di jalan yang sempit itu.
"Padahal, truk sudah dilarang lewat sini karena jalannya sempit dan juga menanjak. Tetapi kenyataannya, masih banyak truk yang ngeyel lewat sini," ujarnya dengan nada kesal.
Menurut Lina, truk tersebut awalnya melaju dengan lancar di Jalan MT Haryono Gang 11.
Namun, saat mencapai tanjakan, truk bernopol L-8297-AH itu tiba-tiba kehilangan tenaga dan mundur tak terkendali.
Akibatnya, truk tersebut menabrak empat orang yang berboncengan di atas satu sepeda motor Honda Beat bernopol N-6044-EDS yang berada tepat di belakangnya.
Laju truk baru terhenti setelah menabrak pagar rumah warga.
"Tahunya itu, orang-orang pada berteriak dan saya pun keluar rumah. Ternyata, truknya itu tidak kuat nanjak, lalu mundur dan berhenti setelah menabrak pagar rumah warga," jelasnya.
Nahasnya, empat orang yang menjadi korban tabrakan tersebut adalah dua ibu-ibu dan dua anak kecil yang berboncengan dalam satu sepeda motor.
"Mereka ini goncengan naik sepeda motor, yaitu dua ibu-ibu dan dua anak kecil. Dan salah satu korban meninggal seketika di lokasi, yaitu anak kecil yang posisinya dibonceng di depan," terang Lina dengan nada prihatin.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, membenarkan terjadinya kecelakaan tragis tersebut.
"Awalnya, truk bernopol L-8297-AH tersebut berjalan dari arah utara yaitu Jalan Bunga Vinolia mengarah ke selatan melintas di Jalan MT Haryono Gang 11. Saat berada di jalan yang menanjak, truk tidak kuat naik dan sempat direm, tetapi karena ada beban muatan, akhirnya truk mundur tak terkendali," beber Kompol Anang.
Lebih lanjut, Kompol Anang menjelaskan identitas para korban yang merupakan warga Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Pengendara sepeda motor adalah Rina Yustina, dengan penumpang di depannya adalah IV (5) yang menjadi korban meninggal dunia. Sementara itu, dua penumpang lainnya, Jihan Riski dan AD (7), yang duduk di tengah dan belakang, mengalami luka-luka.
"Mereka tidak sempat menghindar dan tertabrak truk yang mundur tersebut. Akibatnya, tiga korban mengalami luka-luka dan satu korban yakni IV meninggal di lokasi kejadian," ungkapnya.
Kompol Anang menambahkan bahwa pihaknya telah mengamankan sopir truk bernama Suwanto (51) yang berasal dari Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.
Kasus kecelakaan maut ini telah dilimpahkan dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota.
Musibah kecelakaan ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian saat berkendara di jalan raya.
Pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan rambu-rambu yang ada.
Keselamatan bersama adalah tanggung jawab semua pengguna jalan.
Sebagai langkah pencegahan, berikut adalah sepuluh cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya:
Utamakan transportasi umum jika memungkinkan.
Minimalkan gangguan saat berkendara.
Antisipasi potensi bahaya dengan melihat jauh ke depan.
Pertahankan lajur kendaraan.
Waspadai pengemudi yang sering berpindah lajur.
Perhatikan titik buta (blind spot) kendaraan lain.
Berhati-hati saat melintasi persimpangan dan gang.
Ikuti prosedur aman saat berpindah lajur.
Hindari melawan arus lalu lintas.
Sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan fisik pengemudi. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.