Berita Populer Gorontalo
GORONTALO TERPOPULER: Harga Bahan Pokok Turun - Dishub Rekayasa Lalu Lintas Jalan Nani Wartabone
Simak berita Gorontalo Terpopuler, Jumat (25/4/2025). Gorontalo terpopuler adalah berita di Provinsi Gorontalo yang paling dibanyak dibaca di portal
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/rtwhwr4tjh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Simak berita Gorontalo Terpopuler, Jumat (25/4/2025).
Gorontalo terpopuler adalah berita di Provinsi Gorontalo yang paling dibanyak dibaca di portal TribunGorontalo.com.
Gorontalo Terpopuler ini juga membahas tentang hal yang meliputi peristiwa, cerita menarik dari para warga hingga politik.
Seperti berita pertama Gorontalo terpopuler adalah harga bahan pokok di Pasar Jumat Gorontalo Utara turun.
Baca juga: UNG Resmi Buka Program Studi S1 Pendidikan Khusus di Fakultas Ilmu Pendidikan
Berita kedua Gorontalo Terpopuler ini adalah Paslon Roni - Ramdhan tak terima hasil PSU Gorontalo Utara.
Dan berita ketiga Gorontalo terpopuler adalah Dishub uji coba dua hari rekayasa lalu lintas Jalan Nani Wartabone.
Berikut tiga berita Gorontalo terpopuler, Jumat (25/4/2025):
1. Harga Bahan Pokok di Pasar Jumat Gorontalo Utara Turun, Cabai Dibanderol Rp80 Ribu per Kg
Harga bahan pokok di Pasar Jumat Gorontalo Utara kini mulai menunjukkan adanya penurunan.
Penurunan ini ditandai dengan turunnya harga cabai yang sempat naik drastis hingga tembus diangka Rp120 ribu per Kilogram (kg).
Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo dan Virgo Besok Sabtu 26 April 2025: Cinta hingga Keuangan
Kini, harga cabai dibanderol dengan harga Rp80 ribu per kg, Jumat (25/4/2025).
Pantauan TribunGorontalo.com di Pasar Jumat, Desa Molingkapoto Selatan, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Andri, salah satu penjual cabai di Pasar Jumat Gorontalo Utara mengatakan harga cabai ini turun karena petani mulai panen cabai, sehingga stok pun akan bertambah.
Kata Andri, walaupun stok mulai banyak, namun permintaan cabai juga cukup banyak.