Berita Viral
Terbongkar Siasat Dukun di Mojokerto Berdalih Ritual Doa, Tega Setubuhi Siswi SD di Kamar Korban
Diketahui siswi tersebut masih duduk di banku kelas 6 yang menjadi korban kejahatan seksual di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelehan-seksual-ghghghfgfgfgfgfdsdx.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Terbongkar siasat licik yang dilakukan oleh seorang dukun di Mojokerto yang tega melakukan pelecehan seksual terhadap anak SD.
Diketahui siswi tersebut masih duduk di banku kelas 6 yang menjadi korban kejahatan seksual di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Pelaku kejahatan adalah EY (50) alias pak De yang merupakan tetangga korban.
Kasus kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur ini terbongkar usai siswi 13 tahun mengadu kepada orangtuanya telah disetubuhi oleh pelaku EY.
Orangtua korban, TB (32) mengatakan, dirinya tak menyangka pelaku yang dikenalnya selama 23 tahun itu tega berbuat bejat menyetubuhi anaknya.
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Besok 25 April 2025: Cinta, Kesehatan, Karir dan Keuangan
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: UNG Half Marathon 2025 - Korban Kebakaran Rumah Rugi Ratusan Juta
"Saya sudah kenal lama sama dia (Pelaku), awalnya saya tidak percaya berbuat setega itu dengan anak saya. Pelaku itu 'Orang pintar' seperti dukun di desa," ucap TB saat dijumpai di kediamannya, Rabu (23/4/2025).
Ia menceritakan, dirinya mengetahui putri tunggalnya menjadi korban predator anak dari istrinya, yang sempat melihat gelagat tidak wajar terhadap anak tunggalnya usai bertemu EY.
Pelaku merupakan orang yang disegani di desanya, karena dikenal memiliki kemampuan dukun, hingga banyak masyarakat sebagai pengikut jamaah doa setiap kali tertimpa masalah.
Singkatnya, ketika itu pelaku mendatangi rumahnya untuk mengajak putrinya ritual doa, pada Jumat (11/3/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku mengunci pintu kamar dan melakukan aksi bejatnya.
"Anak saya diajak (Ritual) doa tapi di dalam kamar, saya tidak curiga karena orang itu disegani di kampung. Tidak tahunya berbuat seperti itu," ungkap TB.
Menurut TB, saat itu dirinya menunggu di ruang tamu saat pelaku dengan korban berada di dalam kamar yang berada paling depan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Eks Wali Kota Gorontalo Marten Taha 2 Jam Diperiksa Kejati Gorontalo soal Perjadis
Baca juga: Sheptiani Ruamaningtias Sosok Pemudi Gorontalo Wakili Indonesia di Seminar Jepang, Angkat Isu Gender
Pelaku sering kali jamaah doa hanya berdua dengan jamaahnya di kamar, termasuk istrinya.
Sedangkan, istrinya cuci piring di ruangan depan, ia selintas melihat bayangan seperti layaknya hubungan suami istri di sela pintu kamar anaknya.
Hingga akhirnya korban mengaku disetubuhi oleh pelaku kepada ibunya, pada Selasa (15/4/2025) kemarin.
"Saya dikasih tahu istri, awalnya saya tidak percaya kalau anak saya diperlakukan seperti itu. Lalu (Korban) saya minta ambil Wudhu dan Alquran di dalam kamar, dua kali tidak menjawab sampai akhirnya ketiga mengaku sudah disetubuhi oleh pelaku," bebernya.
Orang tua korban akhirnya melaporkan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur, ke Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto Kota, pada Rabu (16/4/2025) pagi.
"Korbannya ada banyak tapi saya tidak tahu persis berapa, anak saya dan anak tetangga juga jadi korban. Kami sudah lapor ke polisi," pungkasnya
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com