Kebakaran Rumah di Gorontalo
Polsek Kota Barat Gorontalo Periksa Saksi Kebakaran Rumah di Dembe Satu
Sebuah rumah warga di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, ludes dilalap si jago merah pada Kamis siang (24/4/2025), sekitar pukul
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KEBAKARAN-RUMAH-Kapolsek-Kota-Barat-Kota-Gorontalo-AKP-Pomil-Montu-Kamis-2452025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebuah rumah warga di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, ludes dilalap si jago merah pada Kamis siang (24/4/2025), sekitar pukul 13.00 Wita.
Kebakaran hebat itu tidak hanya menghanguskan bangunan rumah bercat hijau, tapi juga seluruh isi di dalamnya. Total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp200 juta.
Kapolsek Kota Barat, AKP Pomil Montu, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
Baca juga: 6 Zodiak yang Diramal Tidak Beruntung Soal Karir dan Keuangan pada Besok Jumat 25 April 2025
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari proses investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Untuk saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar lokasi," ujar AKP Pomil.
Menurutnya, dugaan sementara memang karena korsleting listrik, namun hal itu masih perlu dibuktikan lebih lanjut.
Sesaat setelah petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api.
Jajaran Polsek Kota Barat langsung memasang garis polisi di area tempat kejadian perkara (TKP).
Baca juga: Keputusan Prabowo Utus Jokowi ke Pemakaman Paus Fransiskus Picu Pertanyaan: Mengapa Bukan Gibran?
Langkah ini diambil karena struktur bangunan yang terbakar masih sangat rapuh dan berpotensi runtuh.
“Bangunan masih dalam kondisi lembek dan tidak aman untuk didekati," katanya.
"Investigasi mendalam baru akan dilakukan setelah situasi benar-benar aman,” tambah Pomil.
Pemilik rumah, Umar Latif, tengah berada di Batudaa bersama istri dan anaknya saat musibah terjadi.
Umar baru tiba di lokasi beberapa saat setelah api berhasil dipadamkan.
Ia tampak terpukul saat menyaksikan sisa-sisa puing rumahnya yang sudah berubah menjadi arang.
Baca juga: BKKBN Gorontalo Gelar Harganas Awal Juli 2025, UMKM dan Hiburan Rakyat Meriahkan Even
Hanya sebagian kecil dinding rumah yang masih berdiri.
“Saya keluar rumah dalam kondisi semua alat mati. Tidak ada kompor menyala, listrik juga sudah saya matikan. Pintu rumah pun terkunci rapat,” jelas Umar.
Pengakuan itu ia sampaikan saat berbincang dengan Camat Kota Barat dan Kapolsek yang turut hadir memantau situasi.
Warga sekitar yang melihat kepulan asap dari rumah Umar sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri.
Namun karena pintu rumah terkunci dan api cepat membesar, upaya itu tidak membuahkan hasil.
Petugas pemadam kebakaran baru bisa menguasai api beberapa menit setelah tiba di lokasi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Eks Wali Kota Gorontalo Marten Taha 2 Jam Diperiksa Kejati Gorontalo soal Perjadis
Kebakaran ini menjadi yang kedua dalam waktu yang berdekatan di Kelurahan Dembe I.
Menanggapi hal ini, Kapolsek Pomil Montu mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
Ia mengingatkan agar setiap rumah tangga memastikan seluruh sumber api dan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
“Jangan tinggalkan rumah dalam kondisi listrik menyala, apalagi jika tidak ada orang di dalam. Periksa semua peralatan elektronik dan instalasi listrik secara berkala,” tegasnya.
Sementara itu, Umar Latif, istri, dan anaknya untuk sementara waktu tinggal di rumah kerabat sambil menunggu proses investigasi dan pemulihan situasi pasca kebakaran.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.