Selasa, 3 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Pemerintah Provinsi Gorontalo Terima Dividen Rp11,5 Miliar dari BSG 2024

Pemerintah Provinsi Gorontalo menerima deviden dari Bank Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) tahun 2024 sebesar Rp11.523.1134.919.

|
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Pemerintah Provinsi Gorontalo Terima Dividen Rp11,5 Miliar dari BSG 2024
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
DEVIDEN BSG : Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Sukril Gobel saat diwawancari, Senin (21/4/2025). Pemerintah Provinsi Gorontalo terima deviden 2024 BSG sebesar Rp 11,5 miliar. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pemerintah Provinsi Gorontalo menerima deviden dari Bank Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) tahun 2024 sebesar Rp11.523.1134.919.

Penyerahan dilakukan oleh Deputi Branch Manager BSG cabang Gorontalo Yuningsih Gobel kepada Kepala Badan Keuangan Syukril Gobel, Senin (21/4/2025).

Acara itu berlangsung di Ruang Kerja Gubernu, Kantor Gubernur Gorontalo, Jalan Sapta Marga, Botu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Penyerahan dividen ini pun turut disaksikan oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Sekretaris Daerah Provinsi Sofian Ibrahim dan Pejabat Pengganti Sementara Pimpinan Wilayah BSG Gorontalo Rudiyanto Katili.

Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai menaruh saham di BSG sejak tahun 2012 dengan jumlah akumulasinya kurang lebih Rp74 miliar. 

Angka itu naik menjadi Rp77 miliar karena adanya hibah saham dari Mega Corpora selaku pemegang saham pengendali.

“Sementara tahun ini, kita mendapatkan deviden dari penyertaan modal kurang lebih Rp11 miliar lebih. Angka ini sudah tiga tahun terakhir deviden kita berkisar di angka 10 dan 11 miliar,” kata Syukril usai acara.

Syukril menyebut penerimaan Pemerintah Provinsi Gorontalo dari penyertaan modal di BSG sudah lebih dari akumulasi saham yang diinvestasikan. 

Perhitungan itu didasari pada jumlah deviden yang diterima setiap tahun ditambah dengan dana Corporated Social Responsibility (CSR).

“Kalau kita total jumlah deviden selama ini sudah Rp68 miliar, jika ditambah dengan CSR, belum dihitung tahun ini, kurang lebih sudah Rp9 miliar. Jadi sebenarnya kalau deviden dengan CSR sudah 78 miliar. Sudah lebih dari total penyertaan modal,” beber mantan Inspektur Pemprov Gorontalo itu.

Terkait dengan rencana penyertaan modal tambahan senilai Rp5 miliar, Syukril menyebut pihaknya belum bisa memastikan.

Saat ini Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat selektif dan hati-hati sejalan dengan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah yang mempersyaratkan penilaian kelayakan oleh penilai investasi.

Pimpinan BSG Kasih Lampu Hijau untuk Direksi dan Komisaris Perwakilan Gorontalo

srjryjsytr
KONFLIK RUPS BSG -- Pihak BSG cabang Gorontalo buka suara mengenai kunjungan direksi dan komisaris Bank Sulut Go (BSG) ke Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo. Menurut Rudianto Katili, Pimpinan Cabang Bank Sulut Go (BSG) Gorontalo, tujuan dari kunjungan tersebut hanya untuk bersilahturahim saja.

Harapan masyarakat dan para pemegang saham di Provinsi Gorontalo agar posisi Direksi dan Komisaris Bank SulutGo (BSG) diisi oleh putra daerah mendapat respons positif dari jajaran pimpinan BSG.

Pimpinan Cabang BSG Gorontalo, Rudianto Katili, mengungkapkan bahwa pihak Direksi memberi sinyal terbuka terkait permintaan tersebut.

Bahkan, menurutnya, Direksi menyambut baik jika daerah ingin menyiapkan kader untuk duduk di posisi strategis di tubuh bank daerah tersebut.

“Pak Direksi sudah bilang, kalau memang maunya seperti itu, ayo siapkan kader terbaik dari Gorontalo untuk menduduki posisi Direksi dan Komisaris,” ujar Rudianto saat diwawancarai Rabu (16/4/2025).

Pernyataan ini muncul usai kunjungan Direksi dan Komisaris BSG ke rumah dinas para kepala daerah pemegang saham di Gorontalo.

Rudianto memastikan, kunjungan tersebut murni bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan aspirasi pemegang saham.

“Semua kepala daerah pemegang saham sudah kami datangi, dan hampir semuanya menyampaikan keinginan agar Direksi dan Komisaris ke depan berasal dari Gorontalo,” jelasnya.

 Rudianto menyebut bahwa aspirasi ini sudah diteruskan ke Pemegang Saham Pengendali (PSP) oleh Direksi untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tinggal bagaimana para pemegang saham di Gorontalo menyiapkan figur yang mumpuni dan bisa diterima semua pihak,” katanya. (*/ADV)

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved