Rabu, 11 Maret 2026

Tribun UMKM

Muhammad Jumadil Sain Cerita Awal Rintis Sehati Coffee Tempat Nongkrong di Kota Gorontalo

Muhammad Jumadik Sain (25), warga Gorontalo Utara, bercerita soal awal merintis Sehati Coffee.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Muhammad Jumadil Sain Cerita Awal Rintis Sehati Coffee Tempat Nongkrong di Kota Gorontalo
Nurfiska K Rahman/ Peserta Magang dari Universitas Negeri Gorontalo
TEMPAT NONGKRONG - Potret Sehati Coffee di Jl Pandjaitan Kota Gorontalo, Senin (22/4/2025) malam. Muhammad Jumadil Sain menceritakan awal mula merintis usaha Sehati Cofee. 

(Nurfiska K Rahman/Peserta Magang dari UNG)

TRIBUNGORONTALO.COM – Muhammad Jumadil Sain (25), warga Gorontalo Utara, bercerita soal awal merintis Sehati Coffee.

Pria akrab disapa Adi ini mulai mendirikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Gorontalo pada akhir 2024.  

Ia saat ini tinggal di Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Sehati Coffee telah menjadi tempat favorit bagi muda-mudi yang ingin menikmati kopi di bahu jalan.

Ia mempekerjakan empat karyawan yang dibagi menjadi dua sif, yakni sif pagi dan malam. 

Pada sif pagi, karyawannya bekerja mulai pukul 09.00 hingga 17.00 Wita. Mereka berjualan di kawasan Universitas Negeri Gorontalo dan perkantoran.

Sementara sif malam bekerja mulai 17.00 hingga 01.00 Wita di Jalan DI Pandjaitan Kota Gorontalo.

Baca juga: Bupati Gorontalo Lagi Bicara saat Rapat Evaluasi, ASN Ini Malah Asyik Nonton Game Catur

Harga kopi di Sehati Coffee berkisar antara 8 Ribu sampai 15 ribu.

Adapun menu yang ada di Sehati Coffe Kopi susu, kopi gula aren, kopi susu coklat, kopi susu hazelnut, kopi susu vanila, kopi susu maca, nonkopi, maca , coklat.

Sehati Coffee telah menjadi salah satu tempat nongkrong paling ramai di Kota Gorontalo

Setiap Sabtu malam, Adi dapat menjual lebih dari 100 cup kopi, sedangkan malam biasa, ia dapat menjual sekitar 50 cup.

Adapun alasan Adi menjalani bisnis ini adalah dirinya merupakan pencinta kopi. Ia juga melihat peluang usaha yang tengah diminati saat ini.

"Daripada cuma nongkrong mending kita bikin tempat nongkrong," ungkap Adi saat ditemui Senin (21/4/2025) malam.

Adi berharap tempat nongkrong miliknya dapat membuat pelanggan merasa puas dan ingin kembali lagi.


(TribunGorontalo.com/Peserta Magang)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved