Jumat, 20 Maret 2026

Berita Viral

Pria Ini Viral Gegara Nyamar Jadi Perempuan, Nekat Pakai Mukena hingga Salat di Saf Perempuan

Seorang pria nekat menggunakan mukena dan ikut sholat berjamaah dengan saf perempuan. Pria ini viral di media sosial karena security langsung memergo

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Pria Ini Viral Gegara Nyamar Jadi Perempuan, Nekat Pakai Mukena hingga Salat di Saf Perempuan
X @kegblgnunfaedh
PRIA PAKAI MUKENA - Aksi nyeleneh dilakukan seorang pria yang menyamar sebagai wanita dengan menggunakan mukena dan masker di Masjid Islamic Center Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), diamankan security. Ternyata demi Bisa Salat di Shaf Wanita, Ketahuan Gegara Alis Tebal, Niatnya Jalankan Petunjuk dari Mimpi. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pria nekat menggunakan mukena dan ikut sholat berjamaah dengan saf perempuan.

Pria ini viral di media sosial karena security langsung memergoki dan melumpuhkannya

Dia diketahui seorang pria dari alis yang tebal sehingga ditangkap oleh sekuriti masjid.

Baca juga: MSF Dokter Kandungan di Garut Ternyata Sering Minta Nomor WA Pasien untuk Kirim Chat Mesum

Dilansir dari TribunMedan.com, kejadian ini terjadi di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB)

Pria ini berinisial F merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram).

Dosen Fakultas Pertanian, Heri, mengatakan mahasiswa asal Lombok Tengah tersebut dikenal pendiam di kampus.

“Saya ngobrol sama satpam tadi, bilangnya dia memang sering menyendiri di musala,” bebernya, Selasa (15/4/2025), dilansir dari TribunLombok.com.

Baca juga: Pedas Seperti Harganya, Cabai di Pasar Senin Gorontalo Utara Tembus Rp100 Ribu per Kg

Heri mengaku belum mengetahui kebenaran F gagal menjadi anggota DPRD Mataram.

“Saya cukup prihatin sih, jadi kalau benar dia seperti itu karena tertekan, alangkah lebih bijaknya ya diselesaikan secara baik, tidak harus diviralkan apa lagi ditahan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unram, Hairil Anwar, mengaku mendapat informasi F menjadi korban perundungan sehingga masuk ke masjid mengenakan mukena.

Pihak kampus masih menyelidiki dugaan F merasa tertekan akibat perundungan dengan mengumpulkan bukti-bukti.

“Informasi soal bullying ini memang simpang siur saya dengar, dari pihak keluarga juga belum memberikan kepastian bahwa apa yang beredar seperti itu kondisi korban,” tuturnya.

Baca juga: Emak-Emak Menjerit, Harga Cabai di Pasar Tilamuta Nyaris Rp100 Ribu per Kg

Jika F terbukti menjadi korban perundungan, pihak kampus akan memberikan layanan konseling dan pendampingan.

“Itu yang pertama kali harus kita lakukan bagaimana merehabilitasi.

"Kalau nanti dari hasil medis rumah sakit ternyata mahasiswa kami memiliki riwayat gangguan kejiwaan, maka pendampingan utama akan langsung kami lakukan."

"Di Fakultas Pertanian juga tersedia layanan bimbingan konseling, dan kami memiliki psikolog serta psikiater,” imbuhnya.

Motif Pakai Mukena

Baca juga: Harga Ikan di TPI Kwandang, Gorontalo Utara Naik: Baronang Rp30 Ribu per Kg

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, mengatakan pelaku berinisial F masuk ke barisan jemaah perempuan karena mendapat mimpi.

"Jadi pria tersebut melakukan hal tersebut atas dasar petunjuk dari mimpinya, dari pagi yang bersangkutan inisial F meniatkan itu mengambil mukena dari rumah dan membawanya, memasukan ke tas," ungkapnya, Senin (14/4/2025).

Kasus ini terungkap setelah salah satu jemaah wanita melapor.

Pelaku tak dapat menjawab saat ditanya jemaah wanita hingga terungkap wajah aslinya.

"Kalau dilihat lebih jauh perempuan, karena apa, karena memakai mukenah, tetapi kalau dilihat lebih dekat dia terlihat seperti laki-laki, karena alisnya tebal," tuturnya.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku baru pertama kali melancarkan aksinya.

Kini pelaku telah diamankan di Mapolsek Selaparang untuk dilakukan pemeriksaan psikologi.

Baca juga: Usai Viral Ambulans, Kini Tukang Parkir Kena Tilang ETLE, Gegara Tak Pakai Helm saat Pindahkan Motor

Disebut Alami Gangguan Jiwa

Ada pula informasi yang menyebutkan pria mengenakan mukena yang viral di NTB karena mengalami gangguan jiwa.

Kerabat pelaku, Joti Baskara, mengatakan F mengalami gangguan jiwa setelah gagal menjadi anggota DPRD Lombok Tengah pada Pileg 2019 lalu.

"Ya memang stress sejak dia nyalon dulu. Dulu bukan yang kemarin."

"Empat tahun yang lalu pada tahun 2019. Dia hanya dapat suara berapa ratus saja," bebernya, dikutip dari TribunLombok.com.

Menurutnya, F rugi ratusan juta saat Pileg hingga sering stres.

Baca juga: Ganesha Operation dan Tribun Network Jalin Kolaborasi, Bikin Akses Pemerataan Informasi Pendidikan

"Kalau ndak salah dia (F) nyaleg dari PAN atau (partai) Berkarya. Saya lupa-lupa ingat.

"Sejak kalah dia alami gangguan kejiwaan. Sejak itu dia sering ditemukan sembarangan. Udah ketemu di Mataram, banyak," imbuhnya.

Ia menambahkan pelaku telah berkeluarga dan dirawat di rumah.

Pihak keluarga meminta video yang viral dihapus lantaran pelaku ODGJ. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved