Rabu, 18 Maret 2026

Dokter Kandungan Garut

Viral Video Dokter Kandungan Garut Lecehkan Ibu Hamil saat USG, Bikin Geram Aksi Tangan Terekam CCTV

Aksi cabul dokter kandungan ini ternyata sudah cukup terkenal di Garut. Ternyata, sudah ada pasien yang melaporkan perbuatannya itu ke kepolisian.

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Viral Video Dokter Kandungan Garut Lecehkan Ibu Hamil saat USG, Bikin Geram Aksi Tangan Terekam CCTV
Instagram drg Mirza
DOKTER KANDUNGAN GARUT - Viral Video Dokter Kandungan Garut Diduga Lecehkan Ibu Hamil saat USG, Aksi Tangannya Bikin Geram 

Dia mengaku dokter kandungan Garut itu meminta nomor WhatsApp.

"Dia minta WA blabla, ngajak jalan ini itu," katanya.

Pelaku juga mengiming-imingi USG gratis.

"Udah kamu cek ke klinik saya gak usah bayar, kliniknya deket alun-alun aku tiap bulan sama ibu cek. Tapi dilecehin payudara saya dimainin saya juga ditahan kayak di video itu pake tangan tetap aja tangan dokter Iril mainin," katanya.

Kerap Rayu Istri Orang, Modus Periksa Gratis

Menurut drg. Mirza, aksi pemeriksaan yang dilakukan dokter kandungan cabul itu sangat menjijikan.

Bahkan saat bertanya ke dokter kandungan lain, tangan kiri saat melakukan USG harusnya ada di keyboard USG.

"Wah titip panglima, diusut sampe tuntas. Tangan kirinya gak perlu itu, gak sesuai indikasi pemeriksaan," kata rekan drg. Mirza melalui DM Instagram.

Kemudian drg. Mirza pun mananyakan apakah ada pemeriksaan obsgyn seperti di video itu.

Sang dokter kandungan itu pun menjelaskan prosedur USG yang benar.

"Gak ada dok, usg tranabdomen, tangan kanan di probe usg, tangan kiri di keyboard usg.Kalo pun perlu menaikkan baju sampe setinggi dada, mintalah pasien untuk menaikkan sendiri, atau asisten bidan yg membantu. Jangan kita sendiri. Banyak langkah menghindari fitnah dan pelecehan," tulisnya lagi.

Hal itu pun membuat drg. Mirza murka dengan perbuatan pelaku.

"Jadi mau alasan pemeriksaan apa kok sampe tangan kirinya pay**ara pasien lama banget gitu?," tanya drg. Mirza lagi.

Menurut drg. Mirza, pelaku sudah dilaporkan ke kepolisian sejak beberapa bulan lalu, tapi belum ada tindak lanjut.

Bahkan setelah diposting drg. Mirza, banyak korban lain yang mengaku pernah mengalami kejadian sama.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved