Puteri Indonesia 2025
Profil Zenab Fadila Ahaya, Puteri Indonesia Gorontalo 2025
Pemilihan Puteri Indonesia 2025 edisi ke-28 ini rencananya akan diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center. 2 Mei 2025
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Zenab-Fadila-Ahaya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Zenab Fadila Ahaya adalah sosok Finalis Puteri Indonesia Gorontalo 2025.
Zenab Fadila Ahaya sebelumnya telah lolos audisi pada Februari 2025 lalu.
Wanita kerap disapa Fadila ini merupakan mahasiswi Pariwisata di Universitas Terbuka (UT) Gorontalo.
Meski baru berusia 19 tahun, Fadila telah melanglangbuana di dunia modeling.
Kepada TribunGorontalo.com, Fadila menceritakan motivasinya mengikuti Puteri Indonesia.
"Bagi saya, Puteri Indonesia adalah platform yang tepat untuk belajar, berprestasi, dan berkontribusi pada masyarakat," kata Fadila, Senin (14/4/2025).
Sebagaimana ketahui, Puteri Indonesia tidak hanya sebagai ajang pencarian perempuan Indonesia yang cantik, tetapi berbakat, cerdas, berkepribadian yang baik, dan mempunyai kontribusi sosial di tengah masyarakat.
Fadila ingin mengangkat potensi-potensi Gorontalo ke panggung Puteri Indonesia.
"Pertama, melalui nasional kostum, saya akan menampilkan kostum yang terinspirasi dari Hiu Paus Botubarani sebagai ikon pariwisata kebanggan masyarakat Gorontalo," ujarnya.
"Kedua, Karawo yang tentunya menjadi sulaman khas Gorontalo akan saya tampilkan pada beberapa busana yang akan saya gunakan selama kompetisi Puteri Indonesia ini," tambahnya.
Jauh sebelumnya, Fadila sudah melakukan sejumlah persiapan.
Dari segi fisik dan mental, ia rutin menjaga kesehatan fisik, mental, dan penampilan. Juga menjaga pola makan dan berusaha tidak stres meskipun banyak hal yang harus disiapkan.
Fadila mengaku telah siap dan matang, termasuk penguasaan materi dan presentasi budaya.
"Saya belajar tentang budaya Gorontalo secara luas yang nanti jika ditanya pada saat interview atau ditanya teman-teman media di Jakarta," jelasnya.
Pencapaiannya saat ini tentu tidak lepas dari dukungan dan support dari banyak pihak, utamanya keluarga.
Ia juga mengaku sangat bersyukur mempunyai tim yang solid dari MM Karawo Gorontalo.
"Mereka membantu seluruh persiapan yang saya butuhkan. Dan tidak lupa juga tentu berterima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah yang ada di Gorontalo," imbuh Fadila.
Terakhir Fadila menitipkan pesan kepada muda-mudi Gorontalo agar tidak merasa kalah hebat dari daerah lain.
"Kita hanya butuh keberanian saja untuk keluar dari zona nyaman, serta mencoba hal-hal baru yang membuat kita lebih bersemangat untuk belajar," pungkasnya.
Baca juga: Keluarga Curiga Salsabilah Dibunuh Pacarnya, Warga Gorontalo Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong
Persiapan Puteri Indonesia
Tim Mentor, Eno Makulase menjelaskan pembinaan kepada Fadila sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.
"Fadila sudah mengikuti kurang lebih dua kali ajang nasional sebelum akhirnya mengikuti Puteri Indonesia," ujar Eno, Senin (14/4/2025).
Sehingga proses pengembangan telah berlangsung selama dua tahun sejak 2023.
Ada banyak hal yang dilatih dan dikembangkan selama proses tersebut.
"Fokus latihan yang diberikan kepada Fadila sangat banyak, seperti latihan catwalk, publik speaking, wawasan, bahasa Inggris, dan advokasi," rincinya.
Sosok Fadila dinilai memiliki kemampuan modeling yang sangat kuat.
"Karena dia (Fadila) memang sebagai seorang profesional model," imbuhnya.
Selain itu, Fadila memiliki kepercayaan diri tampil di depan banyak orang.
Tak hanya fokus pengembangan saja, MM Karawo disebut turut membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Kolaborasi pasti ada, karena Fadila butuh dukungan dari orang-orang yang ahli di bidangnya, seperti latihan publik speaking dan wawasan bersama dengan mentor dari kalangan dosen. Latihan bakat untuk menari juga dilatih oleh seorang penari profesional," tandasnya.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.