Berita Viral
Kesal Disuruh Cari Kerja, Zainal Abidin Warga Maros Sulsel Bunuh Istri Pakai Barbel
Zainal Abidin (37) warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, membunuh istrinya karena perkara disuruh mencari pekerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PEMBUNUHAN-DI-MAROS-Saat-korban-pembunuhan-suami-sendiri-9.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Zainal Abidin (37) warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, membunuh istrinya karena perkara disuruh mencari pekerjaan.
Mengutip pemberitaan Tribun-Timur.com via Tribunnews.com, Minggu (13/4/2025), Zainal merupakan pengangguran. Ia sudah lama tidak bekerja.
Hal ini membuat sang istri, Sri Qihidayanti (42) menyuruh Zainal untuk mencari pekerjaan demi memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.
Zainal lantas menghabisi istrinya menggunakan barbel.
Insiden ini terjadi di rumah Zainal di Dusun Carangki Utara, Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (12/4/2025) pagi.
Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menangkap Zainal.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Oknum Pengacara Tipu Klien, Meylan Tangkodu Ajukan Pindah Tugas
Akibat perbuatannya itu, Zainal Abidin terancam hukuman penjara 15 tahun.
Menurut Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Ridwan, Zainal disangkakan pasal 338 subsider pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia.
Menurut polisi korban memang belum memiliki pekerjaan tetap.
“Korban belum memiliki pekerjaan tetap, kadang sebagai buruh bangunan, korban selalu memberi motivasi namun dengan cara yang agak kasar sehingga pelaku tidak terima,” sebutnya.
Korban pun mendapatkan sejumlah pada bagian kepala akibat dipukul menggunakan barbel oleh korban.
“Ada luka memar pada bagian mata, pipi dan luka pada bagian leher. Barbel yang digunakan pelaku pun telah diamankan sebagai barang bukti,” tutupnya.
Baca juga: Kesal Tak Diberi Uang Rokok, Ibu di Muratara DiBacok Anak hingga Alami Luka di Bagian Punggung
Pengakuan Zainal kepada polisi sedang tidak memiliki pekerjaan tetap dan sering sakit-sakitan.
Kondisi tersebut membuatnya merasa tertekan ketika sang istri terus-menerus memintanya untuk mencari pekerjaan.
Peristiwa tragis itu terjadi saat keduanya sedang berada di rumah bersama anak mereka yang masih tertidur.
Dalam kondisi emosi, pelaku memukul kepala korban dengan barbel hingga korban tak sadarkan diri.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanralili, namun akhirnya meninggal dunia.
KASUS SERUPA: Suami bunuh istri karena tak dikasih uang rokok
Insiden suami bunuh istri juga pernah terjadi di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Ronald Entengo (40) warga Dusun II Tuwodu, Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, ditahan polisi usai menusuk istrinya hingga tewas.
Saat ini Ronald telah ditahan di Polres Boalemo.
Ronald diketahui merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia bekerja di Rumah Sakit Tani dan Nelayan (RSTN), Desa Hungayonaa, Kabupaten Boalemo.
Ronald kini berada di Polres Boalemo. Ia sempat diperiksa bersama saksi-saksi.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan Ronald.
Identitas korban
Korban bernama Nirpan Dulambuti (40).
Warga Dusun II Tuwodu, Desa Patoameme, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, itu meninggal dunia pada Senin (18/2/2025) malam.
Wanita kerap disapa Ipan tersebut meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Tani dan Nelayan (RSTN).
Luka berat di bagian dada disinyalir menjadi penyebab kematian korban.
Kini jenazah korban telah dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Botumoito, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.
Kronologi
Insiden ini terjadi sekitar pukul 08.20 WITA, Senin (17/2/2025).
Menurut Kasat Reskrim Polres Boalemo, IPTU Saifful, Onal meminta uang Rp 5 ribu kepada istrinya, Nirpan.
Namun karena tidak mendapatkan uang yang diminta, Onal sontak menampar Nirpan.
Pasutri ini pun terlibat adu mulut. Dalam kondisi marah, Onal langsung mengambil pisau dapur dan menusuk istrinya tersebut.
Setelah itu Onal langsung meninggalkan korban dalam kondisi terkapar di lantai.
Ia pergi ke rumah orang tuanya di Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
"Dia memberi tahu kepada ayahnya bahwa dia telah menikam istrinya," jelas Kasat Reskrim.
Ayah Onal jatuh pingsan usai mendengar anak mantunya ditikam.
Adapun korban ditemukan oleh Nining Rauf.
Nining melihat korban tergeletak di lantai dalam kondisi luka berat.
Ia lantas menuju Polsek Botumoito untuk memberitahu kasus penikaman.
Petugas polisi yang menerima laporan itu sontak mengunjungi rumah korban.
Saat itu Nirpan masih bergerak, polisi pun segera melarikan korban ke rumah sakit.
(TribunGorontalo.com/Tribun-Timur.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kesal Disuruh Cari Pekerjaan, Suami Bunuh Istri di Sulawesi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.