Minggu, 8 Maret 2026

Berita Viral

Oknum Anggota Polisi Polsek Cisauk, Terciduk Lakukan Pelecehan Terhadap Istri Orang

Kejadian ini terungkap ketika seorang pria bernama Pandi mengamuk di kantor Polsek Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Oknum Anggota Polisi Polsek Cisauk, Terciduk Lakukan Pelecehan Terhadap Istri Orang
Tribunnews.com
ILUSTRASI PELECEHAN - Oknum Anggota Polisi Polsek Cisauk, Terciduk Lakukan Pelecehan Terhadap Istri Orang. Dalam video tersebut, terdengar suara Pandi tengah mengomel ke salah satu anggota Polsek Cisauk yang diduga pelaku pelecehan. Pandi marah-marah sambil merekam terduga pelaku.  

TRIBUNGORONTALO.COM-Beredar sebuah video di sosial media yang memperlihatkan aksi seorang oknum anggota polis melakukan tindakan pelecehan.

Kejadian ini terungkap ketika seorang pria bernama Pandi mengamuk di kantor Polsek Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Pando mengaku istrinya menjadi korban pelecehan oknum polisi pada Selasa (8/4/2025).

Bahkan, aksi pria itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun @kabarjakarta24 pada Kamis (10/4/2025) dan viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, terdengar suara Pandi tengah mengomel ke salah satu anggota Polsek Cisauk yang diduga pelaku pelecehan. Pandi marah-marah sambil merekam terduga pelaku. 

"Ini polisi yang jaga di Muncul, meraba-raba istri saya nih. Ini sudah pelecehan seksual ini nih. Ini enggak beres polisinya nih, macam apa ini, buset," ujar Pandi dalam video itu.

Baca juga: Modus Melindungi dari Gangguan Genderuwo, Pria di Banyumas Tega Cabuli Gadis Remaja

Sementara, dalam video itu, polisi yang diduga menjadi pelaku pelecehan hanya diam dan tidak menggubris Pandi.

Tak lama, terdengar suara pria lain yang diduga juga anggota Polsek Cisauk meminta Pandi untuk tenang dan menghentikan aksinya merekam.

"Udah, udah, nanti kita selesaikan," kata polisi tersebut. 

Namun, Pandi tidak mau dan memilih untuk tetap melanjutkan aksinya. 

"Enggak terimalah. Ini sudah kejadian dua kali nih," kata dia.

Kemudian, kamera kembali diarahkan ke wajah polisi terduga pelaku.

"Nih, ini mukanya," ucap Pandi.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya menyebut, polisi yang dituding melakukan pelecehan itu telah diperiksa oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) pada Selasa (8/4/2025).

“Untuk anggota yang melakukan dugaan pelecehan seksual diperiksa oleh Propam,” kata Dhady saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (11/4/2025).

Dhady tak menjawab jelas ketika ditanya apakah anggota Polsek Cisauk itu benar melakukan pelecehan atau tidak. Dia justru meminta Kompas.com untuk bertanya ke Polres Tangerang Selatan.

“Lanjut sekarang ditangani Polres (Tangsel),” kata dia.

Dhady juga mengirimkan sebuah video Pandi yang menyebut kasus ini telah diselesaikan secara damai melalui proses mediasi.

Dalam video itu, terlihat Pandi menyampaikan klarifikasi didampingi sang istri. 

Pandi mengatakan, kesepakatan damai dicapai tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

“Kami sudah menyelesaikan masalah ini secara musyawarah dan damai, tanpa tekanan atau paksaan dari pihak mana pun,” ujar Pandi.

Pandi juga menyampaikan keberatan atas masih beredarnya video ia marah-marah di Polsek Cisauk di media sosial.

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pihak yang telah mengunggah video itu segera menghapusnya.

“Saya merasa tidak nyaman dan keberatan atas viralnya video tersebut. Saya minta tolong kepada admin-admin yang sudah memosting, agar segera menghapus videonya karena masalah ini sudah selesai lewat mediasi,” lanjutnya.

Sementara, Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya menyampaikan permintaan maaf usai salah satu anggotanya, Aiptu Sugiri diduga melecehkan istri orang.

"Kami memohon maaf dan menyesal terkait perilaku anggota kami yang menciderai hati masyarakat dan pihak-pihak yang dirugikan," ujar Dhady Arsya di Kantor Polsek Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/4/2025).

Peristiwa pelecehan itu bakal menjadi bahan evaluasi internal bagi Polsek Cisauk untuk memperbaiki sikap dan perilaku anggota di lapangan.

Baca juga: Didingga Gorontalo Utara Diteror Banjir Tiap Musim Hujan, DPRD Normalisasi Sungai Pakai Excavator

"Hal ini menjadi evaluasi bagi kami untuk berbuat lebih baik lagi," kata dia.

Adapun Aiptu Sugiri langsung ditangkap oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres Tangerang Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Aiptu Sugiri Jalani Patsus

Anggota Polsek Cisauk, Aiptu Sugiri menjalani penempatan khusus (patsus) di Polres Tangerang Selatan usai diduga melakukan pelecehan terhadap penjual kopi berinisial J.

"Untuk yang bersangkutan sekarang sudah penempatan khusus atau patsus di Polres Tangsel ditangani Sie Propam," ujar Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya di Kantor Polsek Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/4/2025).

Adapun insiden tersebut terjadi pada Senin (8/4/2025) di seberang pos pengamanan Operasi Ketupat Muncul.

Saat itu, Aiptu Sugiri disebut mampir ke sebuah warung kopi setelah menunaikan sholat Ashar, lalu sempat melakukan interaksi dengan penjual di lokasi tersebut.

Atas kejadian tersebut, Aiptu Sugiri pun diamankan oleh Propam Polres Tangsel untuk dilakukan pemeriksaan.

"Personel tersebut sejak telah diamankan oleh Propam Polres Tangsel kemudian telah dilakukan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata dia.

Diketahui, peristiwa tersebut ramai di media sosial usai seorang pria bernama Pandi mengamuk di kantor Polsek Cisauk, Kabupaten Tangerang karena mengaku istrinya menjadi korban pelecehan polisi pada Selasa (8/4/2025).

Aksi pria itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun @kabarjakarta24 pada Kamis (10/4/2025) dan viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terdengar suara Pandi tengah marah ke salah satu anggota Polsek Cisauk yang diduga pelaku pelecehan.

Pandi marah-marah sambil merekam terduga pelaku.

"Ini polisi yang jaga di Muncul, meraba-raba istri saya nih. Ini sudah pelecehan seksual ini nih. Ini enggak beres polisinya nih, macam apa ini, buset," ujar Pandi dalam video itu.

Baca juga: Terkini! Gempa Bumi Guncang Sultra Sabtu Pagi 12 April 2025, Kedalaman Dangkal

Sementara, dalam video itu, polisi yang diduga menjadi pelaku pelecehan hanya diam dan tidak menggubris Pandi.

Tak lama, terdengar suara pria lain yang diduga juga anggota Polsek Cisauk meminta Pandi untuk tenang dan menghentikan aksinya merekam.

"Udah, udah, nanti kita selesaikan," kata polisi tersebut.

Namun, Pandi tidak mau dan memilih untuk tetap melanjutkan aksinya.

"Enggak terimalah. Ini sudah kejadian dua kali nih," kata dia.

Kemudian, kamera kembali diarahkan ke wajah polisi terduga pelaku.

"Nih, ini mukanya," ucap Pandi.

Namun, Dhady mengirimkan sebuah video rekaman Pandi yang menyebut kasus ini telah diselesaikan secara damai melalui proses mediasi.

Dalam video itu, terlihat Pandi menyampaikan klarifikasi didampingi sang istri.

Pandi mengatakan, kesepakatan damai dicapai tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

"Kami sudah menyelesaikan masalah ini secara musyawarah dan damai, tanpa tekanan atau paksaan dari pihak mana pun," ujar Pandi.

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved