Gempa Bumi

Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Kolaka Timur, Terasa hingga Kolaka dengan Intensitas MMI III

Sebuah gempa bumi dengan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Jumat pagi (11/4), pukul 09.43 WITA.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Kolaka Timur, Terasa hingga Kolaka dengan Intensitas MMI III
Getty
KOLAKA TIMUR - Gempa bumi terasa di Kolaka Timur pagi ini dengan skala MMI III, Jumat (11/4/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Sebuah gempa bumi dengan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Jumat pagi (11/4), pukul 09.43 Wita. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada pada koordinat 4,11° Lintang Selatan dan 121,88° Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Episentrum gempa terletak di darat, tepatnya di sekitar Kecamatan Tirawuta, Kolaka Timur.

Meski tergolong gempa dengan magnitudo rendah, getarannya dirasakan warga di wilayah Kolaka dengan intensitas MMI III (Modified Mercalli Intensity).

Apa Artinya MMI III?

Skala MMI digunakan untuk mengukur dampak atau intensitas guncangan gempa di permukaan bumi, berbeda dengan magnitudo yang mengukur kekuatan energi gempa.

Tingkat MMI III menunjukkan bahwa getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang lewat, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan.

Benda-benda ringan yang digantung mungkin bergoyang, dan sebagian orang merasakan guncangan seakan berayun.

Dengan kedalaman 10 km, gempa ini tergolong dangkal, yang berarti pusat gempa berada sangat dekat dengan permukaan tanah.

Gempa dangkal seperti ini biasanya berpotensi menimbulkan guncangan yang lebih terasa dibanding gempa dalam, meskipun magnitudonya kecil.

Namun dalam kasus ini, karena magnitudo hanya 2,7, energi yang dilepaskan tidak cukup besar untuk menyebabkan kerusakan signifikan.

Meski demikian, kombinasi antara kedalaman dangkal dan kedekatan dengan pusat permukiman menyebabkan gempa ini tetap dirasakan oleh masyarakat.

Konteks Seismik Wilayah

Wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kolaka Timur dan Kolaka, merupakan bagian dari kawasan seismik aktif Indonesia.

Aktivitas tektonik di wilayah ini dipicu oleh pertemuan Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan mikro lempeng lainnya yang membentuk zona kompleks di kawasan Sulawesi.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada laporan kerusakan ataupun gempa susulan.

Untuk pembaruan informasi seismik, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG atau aplikasi Info BMKG yang menyediakan data realtime dan panduan keselamatan menghadapi gempa.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved