Berita Viral
Ambulans Kehabisan Bensin, Jenazah Dibawa Pulang Pakai Pikap, Direktur Minta Maaf dan Resign
Direktur Rumah Sakit (RS) memilih mengundurkan diri atau resaign dari jabatannya hanya karena ambulans kehabisan bahan bakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dfhgmsrjryj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Direktur Rumah Sakit (RS) memilih mengundurkan diri atau resign dari jabatannya.
Bukan tanpa sebab dirinya memilih untuk resign.
Disinyalir pengunduran dirinya diakibatkan ambulans kehabisan bahan bakar, sedangkan keluarga pasien membutuhkan.
Selain itu, sopir ambulans pun tak berada di tempat sehingga mengakibatkan keluarga pasien menunggu sekira satu jam lamanya untuk membawa jenazah.
Baca juga: Kereta Api Commuter Line Jenggala Tabrak Truk Muatan Kayu di Gresik, 1 orang Tewas
Akhirnya, keluarga jenazah pasien pun terpaksa menggunakan mobil pikap.
Dilansir dari TribunJatim.com, Pasien itu berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Martapura, di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Sumatera Selatan (Sumsel).
Video jenazah pasien itu diangkut keluarga pakai mobil pikap diunggah akun Instagram @palembangterkini.official, Sabtu (5/4/2025).
Dalam rekaman video, terlihat keluarga pasien menunggu selama satu jam tanpa kepastian terkait ambulans yang seharusnya mengangkut jenazah.
Akhirnya, mereka memutuskan membawa jenazah dengan mobil pikap.
Baca juga: Cek Harga HP Vivo V50, Pakai Chipset Snapdragon 7 Gen 3 hingga Kamera ZEISS 50 MP
"Jenazah sudah di atas mobil tapi minyak tidak ada. Bahkan sopir pun tidak ada. Ini sangat mengecewakan kami," ungkap perekam video.
Imbas dari situasi tersebut, Direktur RSUD Martapura, dr Dedy Damhudy mengundurkan diri.
“Hari ini saya sudah membuat dan menyerahkan surat pengunduran diri dari jabatan direktur kepada BKPSDM OKU Timur,” pada Selasa (8/4/2025), melansir dari Kompas.com.
Dedy juga menegaskan bahwa ia telah menemui pihak keluarga untuk menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang memalukan tersebut.
Baca juga: Siswa di Boalemo Gorontalo Kembali Masuk Sekolah Pasca Libur Lebaran dengan Semangat Belajar Baru
Sebagai bentuk tanggung jawab, ia telah memecat kepala ruangan zal jenazah dan sopir ambulans RSUD Martapura.
"Ini bentuk tanggung jawab saya sebagai pimpinan. Saya sudah minta maaf langsung ke keluarga almarhum dan juga telah memecat sopir ambulans yang lalai menjalankan tugas," tambahnya.