Kamis, 5 Maret 2026

Ketupat Gorontalo

Warga Diimbau Datang Lebih Awal ke Bandara, Tradisi Ketupat Gorontalo Diprediksi Picu Kemacetan

Warga yang hendak terbang dari Bandara Djalaluddin hari ini diimbau datang lebih awal, Senin (07/4/2025).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Warga Diimbau Datang Lebih Awal ke Bandara, Tradisi Ketupat Gorontalo Diprediksi Picu Kemacetan
FOTO: Wawan Akuba, Tribun Gorontalo
DATANG CEPAT -- Penumpang pesawat di Bandara Djalaludin diminta bergegar sebelum terjebak kemacetan perayaan Ketupat Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Warga yang hendak terbang dari Bandara Djalaluddin hari ini diimbau datang lebih awal, Senin (07/4/2025).

Hal itu karena akses menuju bandara diprediksi macet akibat perayaan besar-besaran Lebaran Ketupat di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Kemacetan diperkirakan terjadi di tiga jalur utama menuju bandara, yaitu Jalan Batudaa, Jalan Kampung Jawa/Limboto, dan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).

Sebagai informasi, bahwa hari ini nyaris seluruh wilayah di Gorontalo menggelar perayaan ketupat.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ribuan warga bakal tersedot ke wilayah Kampung Jawa dan Batudaa untuk mengikuti tradisi tahunan tersebut.

Masalahnya, dua wilayah ini adalah akses utama warga Kota Gorontalo ke Bandara Djalaludin.

Penerbangan pertama dari Bandara Djalaluddin dijadwalkan berangkat pukul 08.40 menuju Jakarta, disusul penerbangan ke Makassar pukul 10.30, 11.55, dan 14.20.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk tiba di bandara minimal 4 jam sebelum jadwal penerbangan guna menghindari keterlambatan.

Masyarakat juga diminta bersabar dan mengantisipasi perjalanan lebih lama dari biasanya.

"Pengguna Jasa Penerbangan Melalui Bandara Djalaluddin Gorontalo Sehubungan dengan Tradisi Lebaran Ketupat di Kab. Gorontalo dan sekitarnya pada 7 April 2025, Dengan ini dihimbau agar datang lebih awal minimal 4 jam sebelum jadwal penerbangan untuk menghindari kemacetan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya Terima kasih," demikian pengumuman pihak bandara dikutip dari laman resminya.

Jejak Panjang Lebaran Ketupat di Gorontalo, Warisan Keturunan Jaton yang Terus Hidup

Setiap tahun, kawasan Kampung Jawa di Kabupaten Gorontalo selalu dipadati warga saat perayaan Lebaran Ketupat. Tradisi yang digelar setiap 8 Syawal atau tepat sepekan setelah Idulfitri ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga peristiwa budaya yang sarat makna sejarah.

Namun, tahukah kamu sejak kapan tradisi ini mulai dirayakan di Gorontalo?

Dalam sebuah jurnal berjudul "Nilai Pendidikan dalam Tradisi Lebaran Ketupat Masyarakat Suku Jawa Tondano di Gorontalo", penulis Muh Arif dan Melki Y.

Lasantu mencatat bahwa Lebaran Ketupat mulai tumbuh di Gorontalo sejak migrasi masyarakat Jawa-Tondano (Jaton) pada awal 1900-an.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved