Ketupat Gorontalo
140 Perahu Hias Warnai Perairan Leato dalam Gebyar Ketupat Gorontalo
Gebyar Ketupat di Olalalo, Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, sukses mencuri perhatian dengan berbagai lomba seru dan atr
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Gebyar Ketupat di Olalalo, Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, sukses mencuri perhatian dengan berbagai lomba seru dan atraksi pantai yang unik, Senin (07/4/2025).
Pantauan TribunGorontalo.com, lautan tawa, semangat kompetisi, dan nuansa tradisi menyatu dalam Gebyar Ketupat Bahari yang digelar di pesisir Olalalo.
Untuk pertama kalinya, perayaan Lebaran Ketupat ini dikolaborasikan penuh antara Dinas Pariwisata Kota Gorontalo dan para remaja pemuda Olalalo.
Sebanyak 140 perahu hias menjadi sorotan utama dalam event bertajuk Wali Kota Cup.
Masing-masing perahu tampil memikat dengan ragam ornamen laut seperti hiu paus, ikan tuna, hingga tulisan kreatif seperti "Torang Bekeng Bae".
Warna-warni bendera menciptakan panorama semarak di atas perairan Kota Gorontalo.
Para peserta berlayar dari Olalalo, menuju Kurenai, melewati Pelabuhan Gorontalo dan Tangga Dua Ribu, lalu kembali ke Olalalo sebagai garis akhir.
Tak hanya parade laut, berbagai lomba pantai juga menjadi daya tarik tersendiri.
Lomba perahu racing bahari yang terbagi dalam dua kategori—standar dan mini—disambut antusias warga.
Suara deru mesin perahu dan sorak-sorai penonton mengiringi setiap tikungan tajam di tengah laut.
Selain itu, panitia juga menyediakan lomba gendong istri, panjat pisang, tarik tambang pala perahu, hingga lomba cukur kelapa yang tak kalah meriah.
Wakil Ketua Panitia, Junaidi Enani, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan warga pesisir.
"Ada 140 perahu hias ikut serta. Lomba racing dibagi dua kategori, mini dan standar, berlangsung hingga pukul tiga sore. Lanjut dengan lomba panjat pisang dan games lainnya hingga pukul lima," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Gorontalo, Zamroni Agus, menyebut gebyar ketupat bahari ini adalah langkah baru dalam pengembangan potensi wisata berbasis tradisi lokal.
"Ini pertama kalinya kami berkolaborasi dengan pemuda Olalalo, padahal mereka sudah 25 tahun rutin menggelar acara ini. Kami hanya mendukung karena ini unik—berbasis laut dan punya daya tarik kuat," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEBYAR-KETUPAT-Suasana-lomba-gebyar-ketupat-di-Ololalo-Leato-Selatan-Kota-Gorontalo.jpg)