Jumat, 13 Maret 2026

Lebaran Ketupat Gorontalo

Siap-Siap Kendaraan Bakal Ditilang Polisi Jika Parkir Sembarangan saat Lebaran Ketupat di Gorontalo

Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap kendaraan yang terparkir sembarangan selama Festival ketupat

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Siap-Siap Kendaraan Bakal Ditilang Polisi Jika Parkir Sembarangan saat Lebaran Ketupat di Gorontalo
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
PARKIR LIAR - Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Minggu (6/4/2025). Pihaknya akan melakukan derek dan tilang bagi kendaraan yang parkir sembarangan di kawasan area lebaran ketupat. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap kendaraan yang terparkir sembarangan selama perayaan Festival Lebaran Ketupat 2025.

Penertiban ini menjadi bagian dari pengamanan dan kelancaran lalu lintas sejak 7-9 April 2025.

Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono, mengatakan personelnya mulai turun sejak Minggu (6/4/2025) untuk melakukan pengawasan.

Baca juga: 1.000 Dodol Disiapkan Warga Desa Ombulo Gorontalo Jelang Lebaran Ketupat, Gratis bagi Pengunjung

Pengawasan ini dilakukan secara ketat di sejumlah titik rawan, termasuk kawasan padat pengunjung seperti di Desa Reksonegoro, dan Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo.

“Kami sudah siagakan petugas sejak hari ini. Jika ada yang tetap bandel parkir di bahu atau badan jalan, kendaraan akan kami derek, bahkan bisa dikenakan tilang,” tambah Kombes Lukman.

Selain penindakan terhadap parkir liar, pihaknya juga akan menindak tegas aktivitas yang mengganggu ketertiban umum, terutama pada malam H-1 yang kerap digunakan warga untuk open house tanpa koordinasi resmi.

“Sudah kami imbau kepada para kepala desa untuk mengedukasi warganya agar tidak melakukan open house malam hari," terangnya. 

Baca juga: Polda Gorontalo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Lebaran Ketupat 2025, Ini Jalur Alternatifnya

"Namun bila masih ditemukan, kami tetap akan lakukan pengamanan dan tindakan jika ada potensi gangguan,” tambahnya.

Polda Gorontalo juga akan menindak tegas penjual dan konsumen minuman keras (miras) yang masih nekat beroperasi di malam hari Lebaran Ketupat.

Langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi keributan dan kriminalitas selama masa lebaran.

Baca juga: Harga Cabai dan Ayam Naik Drastis di Pasar Tradisional Tilamuta Gorontalo Jelang Lebaran Ketupat

“Untuk pelanggaran miras, kami akan kenakan tipiring (tindak pidana ringan) kepada penjual maupun pengguna. Kami tidak ingin ada keributan yang mengganggu ketenangan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan dan pengamanan ketat selama tiga hari penuh, Lukman berharap Lebaran Ketupat tahun ini bisa berjalan aman, tertib, dan tetap meriah.

Polda Gorontalo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Lebaran Ketupat 2025, Ini Jalur Alternatifnya

TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU
Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Herman saat mengatur arus lalu lintas di Tugu Ketupat, Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo pada Rabu (17/4/2024). Di lebaran Ketupat tahun 2025 Dirlantas Polda Gorontalo menyiapkan tiga jalur alternatif
TRIBUNGORONTALO/HERJIANTO TANGAHU Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Herman saat mengatur arus lalu lintas di Tugu Ketupat, Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo pada Rabu (17/4/2024). Di lebaran Ketupat tahun 2025 Dirlantas Polda Gorontalo menyiapkan tiga jalur alternatif (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Direktorat Lalu Lintas Polda Gorontalo telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di sejumlah titik menjelang perayaan Festival Lebaran Ketupat.

Lebaran Ketupat di Gorontalo ini akan digelar Senin, (7/4/2025).

Baca juga: Ramaikan Tradisi Ketupat di Leato Selatan Gorontalo, Ada Balap Perahu Hingga Panjat Pisang

Kegiatan ini dipusatkan di Desa Reksonegoro dan Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Dengan adanya perayaan festival ini diperkirakan akan menyedot ribuan pengunjung dari dalam dan luar daerah.

Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono menjelaskan saat ini pihaknya telah menyusun strategi pengamanan dan pengaturan lalu lintas saat Lebaran Ketupat nanti.

“Tahun ini diprediksi ramai karena beberapa kegiatan khas kembali digelar setelah sempat vakum," ungkapnya saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Minggu (6/4/2025).

Kata Kombes Pol Lukman, perayaan festival Lebaran Ketupat 2025 ini akan lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu dikarenakan kegiatan khas Lebaran Ketupat seperti karapan sapi, pacuan kuda dan kontes sapi akan kembali digelar.

Baca juga: Semarak Ketupat di Bongomeme Gorontalo, Warga Gelar Lomba Cukur Kelapa hingga Balap Karung

Sehingga, masyarakat akan berbondong-bondong datang ke perayaan festival Lebaran Ketupat di Kabupaten Gorontalo.

"Maka dari itu, kami siapkan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan di titik-titik rawan,” tambahnya.

Ada Tiga Jalur Alternatif Menuju Lokasi Festival, yaitu:

  1. Jalur 1 (Utama):
    Kota Gorontalo → Jalan Ahmad Wahab → belok kiri ke Jalan Reformasi → Jalan Trans Sulawesi → Tugu Ketupat dan Tugu Tani.
  2. Jalur 2:
    Kota Gorontalo → Jalan Batudaa → simpang empat Pasar Bongomeme → lurus ke arah Tugu Tani.
  3. Jalur 3 (Jalur Prioritas dan Darurat):
    Kota Gorontalo → Jalan GORR → Patung Habibie → belok kiri ke Tugu Tani.

Lanjut kata Kombes Pol Lukman, Jalur ketiga ini diprioritaskan untuk ambulans, kendaraan darurat, dan warga menuju bandara.

“Alhamdulillah, tahun ini Jalur GORR sudah tersambung penuh. Ini akan kami manfaatkan sebagai jalur cepat agar lalu lintas tetap lancar,” tambah Lukman.

Baca juga: 1.446 Ketupat Gratis Disediakan untuk Masyarakat Umum di Kota Gorontalo, Cek Lokasinya

Tak hanya itu Kombes Pol Lukman juga mengimbau agar warga tidak memarkir kendaraan di bahu atau badan jalan.

Sehingga tidak menjadi penghalang untuk lalu lintas.

Warga juga diminta untuk memanfaatkan halaman rumah untuk lahan parkir demi menghindari hambatan arus.

“Mohon dipatuhi arahan petugas di lapangan. Bila semua mengikuti petunjuk, arus kendaraan akan tertib dan kegiatan bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Sebanyak 499 personel gabungan juga akan diturunkan untuk mendukung pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama Festival Ketupat berlangsung. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved