Kamis, 5 Maret 2026

Ketupat Gorontalo

Tiket Masuk Gratis! Persiapan Gebyar Ketupat di Yosonegoro Gorontalo Sudah 85 Persen

Seluruh rangkaian kegiatan ini akan digelar selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 April 2025, dan dapat disaksikan masyarakat secara gratis.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tiket Masuk Gratis! Persiapan Gebyar Ketupat di Yosonegoro Gorontalo Sudah 85 Persen
FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com
PERSIAPAN KETUPAT GORONTALO -- Kepala Desa Yosonegoro, Isa A Hanapi mengungkapkan kepada TribunGorontalo.com, bahwa persiapan Gebyar Ketupat sudah 85 persen, Jumat (4/4/2025). FOTO: Arianto Panambang, TribunGorontalo.com 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Persiapan ajang Karapan Sapi dan Pacuan Kuda dalam rangka perayaan Ketupat di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, telah mencapai 85 persen.

Seluruh rangkaian kegiatan ini akan digelar selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 April 2025, dan dapat disaksikan masyarakat secara gratis.

Kepala Desa Yosonegoro, Isa A Hanapi, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat dan peserta tahun ini sangat tinggi.

Ia memperkirakan akan ada sekitar 70 pasang gerobak sapi dan 40 ekor kuda yang ikut bertanding dalam event budaya tersebut.

“Alhamdulillah, persiapan sudah hampir rampung. Tinggal sedikit pembenahan teknis di lapangan,” ujar Isa, Jumat (4/4/2025).

Kompetisi roda sapi akan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.

Sebanyak 20 pasang gerobak berasal dari Manado, sementara sisanya dari berbagai wilayah di Gorontalo.

Sedangkan peserta pacuan kuda berasal dari dalam maupun luar daerah.

Event ini kembali mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, termasuk dalam bentuk anggaran penyelenggaraan.

Salah satu kebijakan menarik adalah tidak dipungutnya tiket masuk dan sewa lapak dagangan.

“Pemprov Gorontalo memutuskan untuk menggratiskan semua akses bagi penonton dan pedagang. Sementara parkir akan dikelola oleh desa,” jelas Isa.

Tradisi karapan sapi dan pacuan kuda ini merupakan warisan budaya yang telah lama menjadi bagian dari masyarakat, khususnya komunitas Jawa Tondano di Yosonegoro. 

Sebagai bentuk apresiasi, pemenang kejuaraan akan memperebutkan Piala Gubernur dengan total hadiah mencapai Rp 100 juta.

Namun hingga saat ini, panitia belum merinci pembagian hadiah per kategori.

Ajang ini diharapkan mampu menghibur masyarakat sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal, terutama perdagangan dan pariwisata.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved