Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Nasional

Pemuda di Jombang Pura-Pura Dibegal demi Tutupi Rasa Malu Mudik Tanpa Uang

Seorang pemuda di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, nekat merekayasa aksi pembegalan terhadap dirinya sendiri.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pemuda di Jombang Pura-Pura Dibegal demi Tutupi Rasa Malu Mudik Tanpa Uang
Surya.com
PURA-PURA DIBEGAL -- Seorang pria nekat pura-pura dibegal gara-gara malu ketahuan tak bawa uang saat pulang mudik. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang pemuda di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, nekat merekayasa aksi pembegalan terhadap dirinya sendiri.

Dwi Nur Iman (24) membuat sandiwara tersebut lantaran malu mudik tanpa membawa uang untuk keluarganya.

Dwi mengaku uang yang seharusnya ia bawa untuk keluarga sudah habis sebelum tiba di kampung halaman.

Demi menutupi hal tersebut, ia berpura-pura menjadi korban begal dan bahkan melukai dirinya sendiri agar ceritanya lebih meyakinkan.

Baca juga: Batal Jalan Kaki ke Mekkah, Dua Pria Madura Disindir: Yang Penting Donasi Dah Masuk

Namun, aksinya terbongkar setelah polisi melakukan penyelidikan.

Dwi pun terpaksa membuat video klarifikasi untuk meluruskan kebohongan yang ia ciptakan sendiri.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan Surya.co.id, kejadian bermula saat Dwi pulang dari perantauan di Malang menuju kampung halamannya di Jombang untuk merayakan Lebaran pada Sabtu (29/3/2025) malam.

Saat memasuki wilayah Jombang, ia mengaku dibegal di jalan raya bypass Desa Betek, Kecamatan Mojoagung.

Dalam ceritanya, ia mengklaim dibuntuti oleh tiga orang yang kemudian membacoknya hingga mengalami luka gores di tangan.

"Saya dari ATM mau pulang, terus lewat di Bypass Mojoagung. Saya dipepet gerombolan orang. Saya curiga lalu turun dari motor, tapi tiba-tiba tas selempang saya diambil paksa oleh mereka," ujarnya saat pertama kali diwawancara.

Warga yang menemukan Dwi langsung membawanya ke Puskesmas Mojoagung untuk diperiksa lebih lanjut, sementara kejadian tersebut juga dilaporkan ke Polsek Mojoagung.

Baca juga: Viral Konten Parodi Kades Papancuri Diprotes Para Kepala Desa di Gorontalo, Ancam Lapor Polisi

Dalam laporannya, Dwi mengaku kehilangan uang sebesar Rp 8 juta dan satu unit ponsel seharga Rp 2 juta.

Kebohongan Terbongkar

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan terhadap laporan pembegalan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved