Rabu, 4 Maret 2026

Berita Gorontalo

Kronologi Penemuan Mayat di Gorontalo, Lansia Meninggal di Rumah Sendirian

Seorang lansia usia 65 tahun di Gorontalo ditemukan meninggal di dalam rumahnya. Ia ditemukan sendiri di dapur, Selasa malam (1/4/2025).

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kronologi Penemuan Mayat di Gorontalo, Lansia Meninggal di Rumah Sendirian
HMS
LANSIA MENINGGAL - Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal di rumahnya. Ia sebelumnya dilaporkan tak lagi terlihat oleh keluarga. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Seorang lansia usia 65 tahun ditemukan meninggal di dalam rumahnya. Ia ditemukan sendiri di dapur, Selasa malam (1/4/2025).

Penemuan warga Kelurahan Donggala, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, inipun digemparkan.

Korban yang diketahui bernama Toni Lakoro (67) ditemukan dalam kondisi membengkak dan menghitam di dekat sumur belakang kediamannya.

Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, AKP Akmal Novian Reza, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 21.00 Wita dari warga setempat.

Baca juga: Terkini! Gempa Bumi di Sulawesi Tengah Rabu Siang 2 April 2025, Berpusat di Kedalaman Dangkal

“Kami menerima informasi adanya penemuan mayat seorang pria lansia. Tim Satreskrim Unit 5 Jatanras segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Selasa (1/4/2025).

Menurut keterangan saksi, Adi Lakoro (58), yang juga merupakan anggota keluarga korban, keberadaan Toni mulai dicari sejak sehari sebelumnya setelah melihat sandal korban masih berada di depan rumah.

Kecurigaan semakin bertambah ketika saksi dan anggota keluarga lainnya mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban.

“Setelah kami masuk ke rumah, awalnya kami periksa kamarnya, tapi tidak menemukan korban. Saat menuju dapur, kami melihat korban dalam keadaan terlentang, tubuhnya sudah membengkak dan berwarna kehitaman,” kata Adi kepada pihak Polresta Gorontalo Kota.

Setelah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga dan pemerintah kelurahan, lalu menghubungi kepolisian.

Baca juga: Aliran Kali Mati di Talumolo Gorontalo Kembali Tertimbun Material, Warga Was-was

Tindakan Polisi dan Dugaan Penyebab Kematian

Tim dari Polresta Gorontalo Kota segera melakukan sterilisasi lokasi dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dokter pemeriksa di UGD RSUD Aloei Saboe menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum ditemukan oleh keluarga.

“Dari hasil pemeriksaan awal, diduga korban meninggal akibat serangan jantung,” ujar AKP Akmal Novian Reza.

Saat ini, jenazah Toni Lakoro masih berada di RSUD Aloei Saboe menunggu pihak keluarga untuk proses pemulangan.

Keluarga korban juga telah mengajukan penolakan terhadap visum et repertum dan otopsi.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, meskipun dugaan awal menunjukkan bahwa korban meninggal akibat faktor kesehatan.

AKP Akmal mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan anggota keluarga, terutama lansia yang tinggal sendiri. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved