Berita Viral Nasional
Batal Jalan Kaki ke Mekkah, Dua Pria Madura Disindir: Yang Penting Donasi Dah Masuk
Hal itu setelah keduanya batal melanjutkan perjalanan ibadah haji dengan berjalan kaki dari Madura menuju Mekkah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BATAL-KE-MEKKAH-Dua-pejalan-kaki-asal-Madura-batal-ke-Mekkah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Muhammad Muheb Alfarizi (35) dan Anas Mahfud (40) menjadi sorotan netizen.
Hal itu setelah keduanya batal melanjutkan perjalanan ibadah haji dengan berjalan kaki dari Madura menuju Mekkah.
Keputusan ini menuai reaksi tajam dari warganet, yang mempertanyakan niat keduanya.
Netizen bahkan menyindir perjalanan itu hanya bertujuan mengumpulkan donasi.
Baca juga: Viral Konten Parodi Kades Papancuri Diprotes Para Kepala Desa di Gorontalo, Ancam Lapor Polisi
Kabar batalnya perjalanan ini ramai dibahas di media sosial, salah satunya oleh akun @informasi_malangraya.
Banyak warganet yang mencibir, menuding perjalanan tersebut hanya akal-akalan untuk mencari sumbangan.
Beberapa komentar menyebutkan:
"Ga apa-apa, yang penting donasi sudah terkumpul, cukup buat lebaran wkwkw." (@hexacurse)
"Donasi sudah terkumpul, saatnya pulang kampung?" (@setiawanbayu549)
"Gitu amat cari uang di balik agama." (@r_fajar_adhi_hartomo)
"Haji bagi yang mampu, bukan yang nekat." (@teguhdwic91)
"Udah dapet duit banyak ya, pulang lah. Ngapain capek-capek jalan ke Mekkah." (@r_mahllo)
Muheb dan Anas memulai perjalanan dari Madura pada 1 Februari 2025 dengan niat menjalankan ibadah haji dengan berjalan kaki.
Namun, Muheb memutuskan untuk kembali setelah mengalami pembengkakan serius pada kakinya saat tiba di Cilegon, Banten.
Selain masalah fisik, Muheb juga mengaku mengalami ketidakcocokan dengan Anas selama perjalanan.
Muheb menyampaikan permintaan maaf kepada para relawan yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama perjalanan.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Bentrokan Pemuda di Momen Lebaran hingga Arus Balik Lebaran lancar
Hingga kini, belum ada kepastian apakah Anas Mahfud tetap melanjutkan perjalanan atau juga akan kembali ke Madura.
Perjalanan ibadah dengan berjalan kaki ke Mekkah memang jarang terjadi dan memiliki banyak tantangan, terutama dari segi keselamatan dan kondisi fisik.
Namun, kisah ini justru memicu perdebatan di kalangan warganet, yang mempertanyakan motif di balik perjalanan tersebut.
Warga Gorontalo Sepedaan ke Makkah
Andi Harvin Thalib (25 tahun) dan Chairul Ma'atini (26) kini kembali ke tanah air, khususnya ke Gorontalo hari ini, Sabtu (24/9/2022).
Sambutan untuk keduanya meriah. Banyak orang yang menanti, terlebih setelah keduanya berhasil tembus Makkah dengan bersepeda.
Andi dan Chairul diketahui bersepeda ke ibukota Provinsi Makkah, Arab Saudi. Perjalanan ditempuh setahun lebih dengan tajuk Ekspedisi Muslim Youth Journey.
Kedua sahabat ini informasinya memulai perjalanan ke kota suci Islam itu sejak Minggu 6 Juni 2021 lalu.
Namun perjalan itu kata Andi Harvin, sudah dipikirkan sejak 2019 silam. Meski ia tidak menyangka, sahabatnya Chairul rupanya setuju dengan apa yang dipikirkannya.
"Memang sudah mikir sejak 2019 itu untuk ke Makkah pakai sepeda. Sudah niatnya memang dua tahun sebelum berangkat itu,” kata Andi.
Akhirnya, setelah perjalanan 1 tahun 2 bulan, keduanya bisa tiba di Arab Saudi pada bulan Agustus 2022. Perjalanan dari Abu Dhabi menuju Makkah pun tidak menggunakan sepeda lagi, melainkan pakai bus.
“Kenapa sekarang kita naik bus? Jadi waktu tinggal kami di Saudi hanya 30 hari, sedangkan rute dari Abu Dhabi, Riyadh, Madinah ke Makkah itu sekitar 2.240 KM, Jadi untuk menghemat waktu yang hanya sedikit ini, kami memutuskan untuk meloading sepeda dan ini salah satu perubahan rencana kami.” tulis keduanya dalam media sosial.
Akhirnya, setelah kurang lebih satu bulan berada di Arab Saudi, pada 19 September 2022, keduanya pulang ke Indonesia.
Hari ini, Sabtu (24/9/2022) keduanya tiba di Gorontalo dan akan disambut meriah oleh warga Gorontalo.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.