Batik Air Batal Berangkat
Maskapai Batik Air Beri Kompensasi Makanan dan Uang Bagi Penumpang di Gorontalo Terdampak Delay
Kompensasi tersebut diberikan kepada 139 penumpang yang mengalami keterlambatan penerbangan dari Bandara Djalaludin Gorontalo menuju Jakarta.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Maskapai Batik Air memberikan kompensasi berupa makanan dan uang tunai.
Kompensasi tersebut diberikan kepada 139 penumpang yang mengalami keterlambatan penerbangan dari Bandara Djalaludin Gorontalo menuju Jakarta.
Pesawat dengan nomor penerbangan ID6243 seharusnya berangkat pada pukul 08.40 Wita.
Namun karena mengalami kendala teknis pada sistem hidrolik, menyebabkan penundaan hingga delapan jam.
Baca juga: Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer Besok Senin 31 Maret 2025: Cinta hingga Keuangan
Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani, menjelaskan pesawat Batik Air mengalami kebocoran hidrolik sehingga memerlukan penggantian komponen sparepart.
Komponen tersebut baru bisa didatangkan dari Makassar menggunakan pesawat Lion Air yang tiba pada pukul 14.00 Wita
Setelah perbaikan, pesawat dijadwalkan akan berangkat pada pukul 16.00 Wita.
Baca juga: 100 Rekomendasi Ucapan Selamat IdulFitri untuk Lebaran 2025, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
Sebagai bentuk kompensasi, pihak maskapai memberikan makanan ringan, makanan berat, serta uang tunai sebesar Rp 300 ribu kepada setiap penumpang yang terdampak, sesuai dengan ketentuan regulasi keterlambatan penerbangan.
Namun, beberapa penumpang mengungkapkan kekecewaannya atas keterlambatan informasi dari maskapai.
Salah satu penumpang, Mas Udin, mengaku baru mengetahui adanya kendala teknis sekitar pukul 10.00 Wita.
Mas Udin mendapatkan informasi adanya penundaan penerbangan pada dua jam setelah jadwal keberangkatan.
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries dan Taurus Besok Senin 31 Maret 2025: Cinta hingga Keuangan
“Seharusnya jam 8.10 Wita kita berangkat menuju Jakarta menggunakan Batik Air. Tapi tidak ada pemberitahuan dari maskapai kalau pesawat rusak, kami baru tahu nanti jam 10.00 Wita,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (30/3/2025).
Pada awalnya, penumpang hanya menerima dua bungkus biskuit dan satu gelas air mineral sebagai kompensasi.
Namun, setelah adanya laporan dan kebijakan maskapai, kompensasi tambahan berupa makanan berat dan uang tunai juga diberikan.
Baca juga: Keberangkatan Pesawat Batik Air Delay 8 Jam, 139 Penumpang Gorontalo ke Jakarta Tertahan
Kejadian ini menambah daftar panjang keterlambatan penerbangan yang sering terjadi di Indonesia.
Penumpang berharap pihak maskapai dapat meningkatkan layanan, terutama dalam hal komunikasi yang lebih transparan dan cepat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/gnjdtyukyrj.jpg)