Gempa Bumi
Gempa Bumi Magnitudo 3.6 Guncang Wilayah Laut Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami
Meskipun memiliki magnitudo yang relatif kecil, gempa ini tetap dirasakan oleh sebagian masyarakat di daerah terdekat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Sebuah-gempa-bumi-dengan-magnitudo-36-mengguncang-wilayah-Laut-Maluku.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sebuah gempa bumi dengan magnitudo 3.6 mengguncang wilayah Laut Maluku pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 15:39:35 WITA.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 3.24 Lintang Utara (LU) dan 126.54 Bujur Timur (BT), dengan kedalaman mencapai 18 kilometer di bawah permukaan laut.
Meskipun memiliki magnitudo yang relatif kecil, gempa ini tetap dirasakan oleh sebagian masyarakat di daerah terdekat.
Baca juga: Update Kasus Juwita: Kelasi Satu J Diamankan, Tapi Belum Jadi Tersangka
Namun, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Analisis BMKG dan Respon Masyarakat
Pakar seismologi BMKG menjelaskan bahwa gempa ini kemungkinan besar disebabkan oleh aktivitas sesar lokal yang kerap terjadi di wilayah Laut Maluku.
Gempa dengan magnitudo kecil hingga menengah sering terjadi di kawasan ini akibat pergerakan lempeng tektonik di sekitar Laut Maluku.
Baca juga: Gboard Uji Coba Desain Mirip iPhone, Pengguna Android Resah?
Kesiapsiagaan dan Imbauan BMKG
Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG atau pihak berwenang lainnya.
Pihak berwenang juga meminta masyarakat di daerah rawan gempa untuk selalu siap siaga dan memahami prosedur evakuasi jika terjadi gempa dengan intensitas yang lebih besar.
Baca juga: Lirik Lagu Keras Kepala - Meiska
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada berita hoaks terkait gempa dan tsunami yang kerap beredar di media sosial.
Semua informasi resmi hanya bersumber dari BMKG.
Meskipun gempa kali ini tidak menimbulkan dampak serius, para ahli menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran terhadap bencana gempa bumi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan gempa seperti Maluku dan sekitarnya.
Pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan diharapkan terus meningkatkan upaya mitigasi bencana guna mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas tektonik di masa mendatang. (*)