Jumat, 13 Maret 2026

Info Artis

Penyanyi Senior Titiek Puspa Alami Pecah Pembuluh Darah, Kini Jalani Perawatan Intensif di ICU

Artis lawas, Titiek Puspa alami pecah pembuluh darah. Penyakit tersebut diketahui setelah dirinya pingsan usai menghadiri salah satu siaran TV.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Penyanyi Senior Titiek Puspa Alami Pecah Pembuluh Darah, Kini Jalani Perawatan Intensif di ICU
DOK. Instagram @musicaklasik
PECAH PEMBULUH DARAH - Penyanyi Senior Titiek Puspa Jatuh Sakit, Kini Dirawat di Rumah Sakit. Ia disebut mengalami pecah pembuluh darah hingga dilarikan ke ICU 

Mia sendiri belum bisa membenarkan jika Titiek mengalami stroke.

Sebab hasil pemeriksaan belum diketahui pasti.

Baca juga: Jadwal Penetapan Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2025, dengan Link Live Streamingnya

"Ngga ngerti (stroke), menurut dari susternya kemarin ada Roy, ada susternya, lagi jalan capek tiba-tiba pingsan dia pingsan makanya dari pihak Trans membantu untuk segera dibawa ke rumah sakit," ungkap Mia.

Lebih lanjut operasi yang dijalani Titiek Puspa karena sang artis diduga mengalami pecah pembuluh darah.

"Itu tadi pecah pembuluh darah makanya dioperasi," ucapnya.

Namun demikian, Mia belum bisa memberikan lebih detail mengenai sakit yang diidap Titiek Puspa

"Belum tahu belum tau takut kesalahan. Itu anaknya baru pulang besok berkabar biar beliau aja yang bicara langsung karena beliau yang intens di sana," tandasnya.

Apakah pecah pembuluh darah menyebabkan stroke?

Pecah pembuluh darah di otak adalah salah satu penyebab stroke.

Stroke akibat pecahnya pembuluh darah disebut sebagai stroke hemoragik.

Baca juga: Istri Ridwan Kamil Tegaskan Dirinya Siap Bercerai Jika Suaminya Terbukti Selingkuh

Menurut American Stroke Association, pecah pembuluh darah menjadi penyebab sekitar 13 persen dari semua kejadian stroke.

Stroke ini terjadi ketika pembuluh darah yang melemah pecah dan menyebabkan pendarahan di dalam otak.

Ketika darah mulai bocor keluar dari pembuluh, mengutip WebMD, darah bisa mengiritasi jaringan otak di sekitarnya dan menyebabkan pembengkakan.

Darah yang terkumpul bisa menjadi massa yang disebut hematoma.

Massa itu kemudian dengan cepat meningkatkan tekanan pada otak, yang mengurangi aliran darah ke organ vital ini dan akhirnya merusak sel-selnya.

Baca juga: Lisa Mariana Tuai Hujatan di IG Akibat Ngaku Punya Hubungan Terlarang dengan Ridwan Kamil

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved