Kontroversi Kaban Gorut

Jika Kaban Keuangan Gorontalo Utara Jadi Masalah, DPRD Minta Dicopot Saja

Hal itu menyusul berbagai isu yang dinilai mengganggu stabilitas pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Jika Kaban Keuangan Gorontalo Utara Jadi Masalah, DPRD Minta Dicopot Saja
DOC
KABAN GORUT -- Ketua Fraksi Golkar, Hamzah Sidik Djibran menyoroti kontroversi yang dilakukan oleh Kaban Keuangan Gorut sehingga menimbulkan polemik. 

Ironisnya, ketika Komisi 3 DPRD Gorontalo Utara berupaya meminta klarifikasi, Kepala Badan (Kaban) Keuangan, Meylan Tongkodu, terkesan menghindar dengan tidak pernah menghadiri rapat kerja.

Anggota Komisi 3 DPRD Gorontalo Utara, Windra Lagarusu, mengungkapkan hal tersebut.

Menurutnya, Meylan telah beberapa kali diundang dalam rapat kerja yang membahas pengelolaan keuangan daerah. 

Namun, hingga kini, ia tidak pernah hadir dan hanya mengirim Kepala Bidang (Kabid) sebagai perwakilan.

"Sudah empat kali kita undang sejak Desember 2024 sampai Maret 2025 ini, tapi tetap saja yang hadir hanya Kabid," ujar Windra.

Masalahnya kata Windra, yang diutus itu tidak bisa memberikan jawaban yang memadai dan akurat terkait persoalan keuangan.

Selain itu, Windra menyampaikan bahwa banyak Kadis yang mengeluhkan prosedur pencairan dana di Badan Keuangan yang berbelit-belit.

Bahkan, ada kesan bahwa untuk memperlancar pencairan, pimpinan OPD harus melakukan pendekatan khusus kepada staf di Badan Keuangan.

"Kadis-kadis ini mengeluh, katanya SOP pencairan tagihan tidak jelas," ucapnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved