Tumbilotohe Gorontalo
DAFTAR Lokasi Tumbilotohe Gorontalo Malam Ini 26 Maret 2025, Lengkap Seluruh Wilayah
Tumbilotohe, atau yang dikenal sebagai "Malam Pasang Lampu," adalah tradisi khas Gorontalo yang menandai akhir bulan Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tumbilotohe-di-Gorontalo-004.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sejumlah tempat di Provinsi Gorontalo akan menggelar tradisi Tumbilotohe mulai malam ini, Rabu 26 Maret 2026.
Tumbilotohe, atau yang dikenal sebagai "Malam Pasang Lampu," adalah tradisi khas Gorontalo yang menandai akhir bulan Ramadan.
Tradisi ini berlangsung selama tiga malam terakhir Ramadan, di mana masyarakat memasang lampu-lampu di halaman rumah, jalan, dan masjid untuk menerangi malam. Pada tahun 2025, Tumbilotohe jatuh pada tanggal 26 hingga 28 Maret.
Untuk merayakan Tumbilotohe tahun ini, berbagai festival perayaan digelar, berikut daftar lengkapnya di masing-masing wilayah:
1.Provinsi Gorontalo
Tahun ini, sertentak di seluruh kabupaten dan kota di Gorontalo menggelar Tumbilotohe bertajuk "Green Festival Tumbilotohe".
Pencanangan Tumbilotohe ini digelar serentak di enam kabupaten/kota pada 26-28 Maret 2025 atau mulai malam ini.
Mengusung tema Kreativitas Berbalut Tradisi, acara ini bertujuan untuk mengajak masyarakat mempertahankan budaya Mulolo dalam balutan kreativitas yang ramah lingkungan.
Level Provinsi Gorontalo, pencangangan akan digelar di Kelurahan Siendeng, Kota Gorontalo, pada 26 Maret 2025 pukul 20.30 WITA setelah salat Isya dan Tarawih.
2.Kota Gorontalo
Tumbilotohe Festival 2025 di Kota Gorontalo akan berlangsung di Lapangan Taruna Remaja pada malam yang sama.
Festival ini menghadirkan berbagai kompetisi menarik, mulai dari Lomba Koko'o, Vokalia Religi, Nasyid Religi, hingga Lomba Hamparan Lampu antar Kecamatan.
Tak ketinggalan, ada juga Lomba Jalan Paling Tumbilotohe, Grebek Rumah, dan Festival Ribuan Lampu yang menambah semarak perayaan.
Bagi yang ingin mencoba peruntungan, tersedia juga doorprize menarik untuk para pengunjung.
3.Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo tak mau ketinggalan. Gelaran Festival Tumbilotohe Kabupaten Gorontalo akan berpusat di Menara Pakaya Limboto.
Tahun ini, festival mengusung semangat Keanekaragaman Berbalut Tradisi, dengan suguhan atraksi Islami dan budaya seperti Lomba Tabuh Bedug serta berbagai pertunjukan seni khas daerah.
Sementara itu, Kabupaten Boalemo menghadirkan Festival Green Tumbilotohe, yang tak hanya menghibur, tetapi juga mengajak masyarakat untuk merayakan Tumbilotohe secara berkelanjutan.
Berbagai kompetisi, seperti Lomba Adzan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Lomba Syarhil Quran, dan Tanggomo, akan menjadi daya tarik utama festival ini.
Sebagai apresiasi, Bank Muamalat Cabang Boalemo menyiapkan hampers menarik bagi para pemenang lomba.
4.Kabupaten Pohuwato
Festival Tumbilotohe Pohuwato akan dipusatkan di Lapangan Buntulia.
Festival ini dikemas dalam konsep Green, sebuah ajakan untuk menjaga lingkungan sambil menikmati malam bercahaya khas Gorontalo.
Lomba busana Muslim, Qasidah, serta berbagai kompetisi religi lainnya seperti Hadits dan Tilawatil Quran akan menjadi suguhan utama bagi warga setempat.
5.Kabupaten Bone Bolango
Tak kalah meriah, Kabupaten Bone Bolango menggelar Festival Pawai Obor & Koko'o, sebuah perayaan spektakuler yang akan dimulai dari Rumah Tiang (kediaman Bupati) dan berakhir di Center Point Kabupaten Bone Bolango.
Dipimpin langsung oleh Bupati Bone Bolango, Drs. Hi. Ismet Mile, MM, dan Wakil Bupati Risman Tolinggohu, festival ini menjadi ajang pertama yang diinisiasi oleh pemerintah daerah dalam rangka menyemarakkan Tumbilotohe dengan cara yang lebih meriah dan penuh kebersamaan.
Dengan begitu banyak kegiatan menarik, tak ada alasan untuk melewatkan kemeriahan Tumbilotohe tahun ini.
Mari bersama-sama kita rayakan malam bercahaya ini dengan penuh semangat dan kreativitas, melestarikan tradisi sambil menikmati keindahan budaya khas Gorontalo. Selamat menikmati Tumbilotohe 2025.
Apa itu Tumbilotohe?
Tumbilotohe merupakan tradisi turun-temurun di Provinsi Gorontalo.
Tradisi ini merupakan sebuah peristiwa di mana masyarakat Gorontalo menyalakan lampu pada hari ke-27 ramadan.
Kata Tumbilotohe diambil dari dua suku kata dalam bahasa Gorontalo yakni Tumbilo berarti menyalakan, dan Tohe berarti lampu.
Abdul Wahab Thomas, Dosen Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), mengatakan dalam tumbilotohe bermakna religiusitas, nilai kemanusiaan, penghormatan, penghambaan, doa, dan pengharapan.
Juga menyalakan lampu terdapat pengucapan doa-doa oleh masyarakat.
Tumbilotohe ini disebut merupakan jalur penghubung antara para pendahulu yang telah tiada dengan orang yang berada di masa kini.
Sehingga jika Tumbilotohe mulai menggunakan lampu tumblr bukanlah sebuah masalah.
"Kita tidak bisa mengerdilkan nilai, karena pergeseran ke lampu tumblr juga mengikuti kecerdasan etnis yang semakin maju," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (28/3/2024).
Pendapat serupa dilontarkan Tony Iskandar Mondong. Sejarawan UNG itu mengatakan tumbilotohe dahulu menggunakan obor.
"Namun semakin ke sini pakai lampu dari minuman energi, sekarang sudah mulai geser ke lampu tumblr," kata Tony.
Terpenting, kata dia, perayaan Tumbilotohe di Gorontalo terus dilestarikan.
Sebab pada zaman dahulu, Tumbilotohe hanya terdapat beberapa lampu saja.
Satu tradisi lain yang melekat dengan nuansa Ramadan adalah alikusu, yakni sebuah tugu yang berada di depan bangunan.
Alikusu sendiri terbuat dari bambu kuning yang fungsinya tempat meletakkan lampu Tumbilotohe. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.