Kabar Seleb
Wilie Salim Dilaporkan ke Polisi, Karena Konten Rendang 200 Kg, Disebut Rusak Nama Baik Palembang
Diketahui bahwa Willie Slim memasak 200 kilogram (kg) daging rendang, di halaman Benteng Kuto Besak BKB) pada Selasa (18/3/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Willie-Salim-jhvjfhvsfdv.jpg)
Laporan tersebut mengarah pada potensi tindak pidana sesuai Pasal 28 Ayat 2 dan 3 Jo Pasal 45 Ayat 1, 2, dan 3 Jo Pasal 27 Ayat 1 dan 3 tentang UU ITE.
Selain itu, viralnya konten ini juga memicu terbentuknya Koalisi Masyarakat Palembang Gugat Willie Salim.
Koalisi ini berencana menempuh jalur hukum baik pidana maupun perdata terhadap Willie Salim.
Budayawan Sumatera Selatan, Vebri Al Lintani, yang mendukung koalisi tersebut, menyatakan bahwa konten Willie Salim telah memicu komentar negatif dan bullying terhadap warga Palembang.
"Konten yang dibuat Willie Salim mengakibatkan komentar negatif, dan Palembang dibully sebagai orang yang rakus, tidak punya adab, dan lain-lain," ujar Vebri.
Vebri juga menambahkan bahwa ada dugaan Willie Salim melakukan settingan dalam konten tersebut, membiarkan orang-orang mengambil rendang yang belum matang.
"Jadi biang keroknya ya Willie Salim," ungkapnya.
Koalisi ini berencana melaporkan Willie Salim ke Polda Sumsel pada Senin (24/3/2025).
Baca juga: Lapangan Ippot Gorontalo Akan Dihiasi 3.150 Lampu Botol dan Festival Bunggo di Malam Tumbilotohe
Sementara itu, Willie Salim telah meminta maaf secara terbuka melalui akun Instagramnya, @willie27_. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut bukan kesalahan warga Palembang, melainkan karena kurangnya persiapan dari dirinya.
"Saya minta maaf sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian rendang yang viral ini," kata Willie.
Meskipun telah meminta maaf, warga Palembang menilai masalah ini belum tuntas. Mereka menuntut Willie Salim untuk menurunkan video-video terkait dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
"Harapannya bukan hanya minta maaf saja, tapi men-take down video-video tersebut," tegas Vebri.
Kejadian ini juga menyoroti pentingnya pengaturan dan pengawasan dalam acara-acara publik yang melibatkan banyak orang. Vebri menyarankan agar ke depannya ada lembaga kurasi yang bertanggung jawab mengawasi kegiatan-kegiatan serupa untuk mencegah terulangnya kejadian seperti ini.
Sementara itu, pihak kepolisian telah memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.
Kanit Binmas Polsek Ilir Barat I, Iptu Rino Ardiansyah, menyatakan bahwa acara masak rendang yang diadakan Willie Salim awalnya berjalan lancar.