Kamis, 5 Maret 2026

Kultum Ramadan 2025

Kultum Ramadan - Muhamad Zaenal Usman Mahasiswa IAIN Gorontalo “Puasa Tapi Tak Sholat, Rugi Dong!"

Mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Muhamad Zaenal Usman, membawakan kultum Ramadan dengan tema: “Puasa Tapi Tak Sholat, Rugi Dong!”.

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab

TRIBUNGORONTALO.COM – Mahasiswa Ilmu Hadis IAIN Sultan Amai Gorontalo, Muhamad Zaenal Usman, membawakan kultum Ramadan dengan tema: “Puasa Tapi Tak Sholat, Rugi Dong!”.

Kultum ini mengingatkan umat Islam bahwa puasa tanpa sholat ibarat bekerja tanpa mengambil gaji.

Zaenal membuka kultumnya dengan pertanyaan reflektif kepada jamaah, "Pernah nggak sih kita lihat atau alami sendiri, seseorang yang rajin puasa tapi masih bolong-bolong sholatnya? Atau malah nggak sholat sama sekali?" ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa sholat adalah ibadah utama dalam Islam, bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda, “Perjanjian antara kami dengan mereka adalah sholat. Barang siapa yang meninggalkannya, maka ia telah kafir.” (HR. An-Nasa’i, no. 459).

Lebih lanjut, ia menjelaskan perbedaan dua istilah dalam bahasa Arab yang berkaitan dengan puasa, yaitu siyam dan soum.

Kata siyam, yang diulang tujuh kali dalam Alquran, memiliki makna menahan diri dari segala aspek yang dapat mengurangi pahala atau membatalkan puasa.

Sementara itu, kata soum hanya diulang sekali dan lebih terbatas dalam maknanya. Dalam QS. Al-Baqarah: 183, Allah menggunakan kata siyam untuk menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari segala hal yang merusak ibadah.

Zaenal mengajak jamaah untuk memahami bahwa puasa dan sholat harus berjalan beriringan.

Baca juga: Adakah Jemaah Gorontalo jadi Korban Kecelakaan Bus di Arab Saudi? Ini Jawaban Pihak Kanwil Kemenag

“Kalau seseorang hanya puasa tapi nggak sholat, berarti dia hanya mengambil sebagian dari Islam dan meninggalkan yang lain,” ujarnya.

Ia mengibaratkan ibadah sebagai gelas kosong yang diisi air bersih (sholat) sebelum ditambah sirup (puasa). Jika gelas diisi air kotor (tidak sholat), maka meskipun ditambah sirup, tetap tidak layak dikonsumsi.

Kultum ini mendapatkan respons positif dari jamaah yang hadir. Banyak yang merasa diingatkan untuk lebih memperhatikan sholat sebagai ibadah utama sebelum melaksanakan ibadah lain. Zaenal menutup kultumnya dengan ajakan.

“Jangan sampai kita rajin puasa tapi meninggalkan sholat. Ramadan adalah kesempatan memperbaiki hubungan kita dengan Allah. Yuk, kita perbaiki ibadah kita bersama," tutupnya. 

Diketahui sebanyak 30 Mahasiswa Ilmu Hadist IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerja sama dengan TribunGorontalo.com dalam program Kultum Ramadan.

Program tersebut akan tayang di media sosial YouTube dan Facebook TribunGorontalo.com setiap pukul 17.00 Wita. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved