Kamis, 5 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa M4,0 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Diimbau Waspada Potensi Gempa Susulan

BMKG terus memantau perkembangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dari sumber terpercaya agar tidak terpengaruh oleh ber

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa M4,0 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Diimbau Waspada Potensi Gempa Susulan
BMKG
GEMPA BUMI -- Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa bumi pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 11:46 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa bumi pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 11:46 Wita. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,0.

Pusat gempa bumi berada pada koordinat 1,12° LU dan 120,11° BT, serta kedalaman 10 km.

Konteks Seismik: Sulawesi Tengah dalam Zona Aktif Gempa

Wilayah Sulawesi Tengah memang dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas seismik yang tinggi di Indonesia.

Letaknya yang berada di jalur pertemuan lempeng tektonik membuat kawasan ini sering mengalami gempa bumi, baik akibat pergerakan sesar lokal maupun aktivitas subduksi.

Salah satu sesar aktif di wilayah ini adalah Sesar Palu-Koro, yang pernah memicu gempa besar disertai tsunami pada tahun 2018.

Meskipun gempa kali ini tergolong kecil dan tidak berpotensi tsunami, BMKG tetap mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Kedalaman 10 km menunjukkan bahwa gempa ini merupakan gempa dangkal, yang umumnya lebih terasa getarannya di permukaan.

Mitigasi: Langkah-Langkah Kesiapsiagaan

Untuk mengurangi risiko akibat gempa bumi, masyarakat diimbau untuk:

Tetap tenang dan mencari tempat aman saat terjadi gempa. Jika berada di dalam ruangan, berlindunglah di bawah meja yang kokoh dan jauhi benda-benda yang berisiko jatuh.

Memeriksa kondisi rumah atau bangunan setelah gempa terjadi, terutama jika ada retakan atau kerusakan struktural yang bisa membahayakan.

Menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan darurat seperti obat-obatan, senter, makanan, dan dokumen penting.

Memahami jalur evakuasi jika berada di daerah rawan gempa atau tsunami.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini.

BMKG terus memantau perkembangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dari sumber terpercaya agar tidak terpengaruh oleh berita hoaks terkait gempa bumi.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved