Rabu, 4 Maret 2026

Berita Viral

Pemilik Catering Telanjur Masak 800 Bungkus Pepes Malah Dicancel Hari H, Ucapan Pemesan Menyakitkan

Seorang pemilik Catering alami kerugian setelah terlanjur memasak 800 bungkus pepes. Orderan tersebut malah dibatalkan atau cencel oleh pemesan saat

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Pemilik Catering Telanjur Masak 800 Bungkus Pepes Malah Dicancel Hari H, Ucapan Pemesan Menyakitkan
TribunJateng.com/TikTok @nandasekarayu96
ORDERAN FIKTIF -erjadi sebuah penipuan orderan palsu yang mengatasnamakan lembaga militer Yonif Banteng Raiders Banyumanik Semarang, (18/3/2025). Dalam sebuah unggahan akun TikTok @nandasekarayu96 menunjukkan percakapan pelaku penipuan terhadap korban melalui WhatsApp. 

Menurut informasi yang dihimpun korban sudah datang ke Yonif Raider 400 Banyumanik, namun dari pihak Raider tidak merasa memesan, dan komandan Raider menginformasikan bahwa tempat ini sering kena orderan palsu.

"Posisi cancel kita langsung ke sana cuma dari sananya memang ngerasa tidak pesan, dan komandan bilang kalau banyak yang kena orderan palsu" ujar keterangan korban.

Korban juga mengatakan tidak meminta DP lantaran pihak yang memesan menjanjikan korban membayar cash, alhasil korban percaya.

Disamping itu yang memesan merupakan anggota militer, jadi korban tidak berpikiran aneh-aneh.

Alhasil pepes yang dipesan tersebut akhirnya dibagi-bagikan. 

Penipuan orderan adalah pesanan palsu yang dilakukan oleh pengguna tidak bertanggung jawab. 

Modus ini bisa dilakukan dengan mengatasnamakan lembaga tertentu, seperti instansi militer. 

Adapun Ciri-ciri penipuan orderan yaitu tidak ada respons setelah permintaan pengguna berhasil, alamat yang diberikan tidak jelas, pesanan dalam jumlah banyak, tanpa membayar DP, hingga mengatasnamakan instansi. 
 
Cara menghindari penipuan orderan:

1. Pastikan nomor telepon pemesan melalui aplikasi pihak ketiga 

2. Blokir nomor telepon penipu 

3. Konfirmasi pesanan yang masuk ke Kodim/Koramil terdekat 

4. Pastikan order makanan dalam jumlah banyak yang masuk dari customer bukan modus penipuan 

5. Minta pemesan datang ke lokasi dan membayar DP 50 persen terlebih dahulu sebagai jaminan 

6. Jangan memberikan data-data pribadi seperti foto kartu identitas (KTP, SIM) maupun nomor kartu dan PIN ATM 

Kasus Orderan Fiktif Lain

Sementara itu, penipuan serupa juga dilakukan mengatasnamakan pihak TNI padahal ternyata pria tersebut bekerja sebagai satpam.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved