Kecelakaan Bus di Arab Saudi
Nama-Nama Jemaah Umrah Meninggal Kecelakaan Bus di Jeddah Arab Saudi
Bus yang mengangkut 20 jemaah umrah dari travel Madani Alam Semesta, Bojonegoro, mengalami kecelakaan tragis setelah menabrak truk, terguling, dan ter
TRIBUNGORONTALO.COM – Identitas para jemaah umrah asal Indonesia yang menjadi korban kecelakaan bus di Wadi Qudeid, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis (20/3/2025) mulai terungkap.
Bus yang mengangkut 20 jemaah umrah dari travel Madani Alam Semesta, Bojonegoro, mengalami kecelakaan tragis setelah menabrak truk, terguling, dan terbakar.
Dari kecelakaan tersebut, enam jemaah dilaporkan meninggal dunia, sementara 14 lainnya mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan.
Baca juga: Total 20 Jemaah Umrah Asal Indonesia Jadi Korban Kecelakaan Bus di Arab Saudi
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah bekerja sama dengan otoritas setempat untuk mengidentifikasi para korban serta memberikan pendampingan bagi yang selamat.
Identitas Korban Meninggal Dunia
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari KJRI Jeddah dan pihak terkait, berikut adalah identitas enam jemaah yang meninggal dunia :
1.dr. Dian Novita – Wakil Direktur RSI Muhammadiyah Sumberrejo, Bojonegoro.
2. Eny Soedarwati – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Fraksi PKB.
3. Sumarsih Djarudin
4. Audrya Malika Adam 16 th
5. Areline Nawallya Adam 22 th
6. Dawam Mahmud 48 th
Identitas Korban Luka-Luka
Sementara itu, 14 jemaah lainnya mengalami luka-luka, beberapa di antaranya mengalami luka bakar serius dan patah tulang. Saat ini, mereka mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.
Nama-nama korban luka masih dalam tahap konfirmasi oleh pihak berwenang.
Ketua DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar, menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini.
Ia membenarkan bahwa dua korban meninggal berasal dari Bojonegoro dan merupakan figur publik yang dikenal di daerah tersebut.
“Kami sangat berduka atas kehilangan ini. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Abdullah Umar.
KJRI Jeddah, melalui Konsul Jenderal Yusron B. Ambary, terus melakukan koordinasi dengan pihak berwenang Arab Saudi serta keluarga korban di Indonesia.
Proses identifikasi jenazah dan pemulangan ke tanah air masih dalam pembahasan lebih lanjut.
Pemerintah Indonesia juga berkoordinasi dengan Kementerian Agama serta pihak travel umrah untuk memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius mengingat keselamatan jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi.
Hingga berita ini diturunkan, informasi terkait korban lainnya masih dalam proses verifikasi dan akan diperbarui seiring perkembangan lebih lanjut.
Kronologis kecelakaan bus maut jemaah umrah
Berikut kronologis dan detik-detik kecelakaan bus pengangkut jemaah umrah Indonesi di Jeddah.
Diketahui, kecelakaan dikabarkan terjadi pada pukul 13.30 Waktu Arab Saudi atau 17.30 WIB.
Konjen RI di Jeddah kronologis terjadinya kecelakaan maut jemaaah umrah Indonesia ini.
Menurut Yusron kecelakaan terjadi awalnya saat ada mobil jeep yang tiba-tiba.
Bus yang dikemudikan warga negara ini kemudian menabrak mobil jeep tersebut dan hilang keseimbangan lalu terguling.
Tak lama kemudian bus terbakar.
"Bus menabrak jeep yang menyalip tiba-tiba, terguling dan terbakar," jelas Yusron.
Penelusuran Konjen Jeddah, peristiwa ini juga menyebabkan pengemudi bus turut menjadi korban, satu diantara 6 yang meninggal dunia.
Tentang kecelakaan ini sudah ramai di media sosial.
Dari postingan real akun facebook Kanda Syamsul Aroby terlihat sat bus terbakar.
Asap hitam terlihat membumbung tinggi di bawah teriknya cuaca di jalur Makkah Madinah, tau sekitar 150 km dari Kota Jeddah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KECELAKAAN-JEMAAH-UMROH-Sebuah-bus-yang-mengangkut-jemaah-umroh-di-Jeddah-Arab-Saudi.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.