Berita Viral
Hujan Deras Guyur Provinsi Bali Akibatkan Petugas Kebersihan Tewas Tertimpa Tiang Listrik
Hujan deras yang melanda Provinsi Bali ternyata membawa kesedihan. Seorang petugas kebersihan menjadi korban akibat hujan deras ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/tuilty7ukfykj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Hujan deras yang melanda Provinsi Bali ternyata membawa kesedihan.
Seorang petugas kebersihan menjadi korban akibat hujan deras ini.
Dia tertimpa tiang listrik saat hendk pulan dari aktivitasnya di sawah.
Pohon yang semula roboh membuat tiang listrik itupun jatuh dan menimpa petugas kebersihan.
Akhirnya nyawa petugas kebersihan ini tak dapat tertolong lagi.
Baca juga: Doa dan Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan 2025 hingga Dapat Lailatul Qadar
Dilansir dari Tribunnew.com, petugas kebersihan itu bernama I Nengah Suari (56).
Dia merupakan warga Desa Tenganan dan tewas di Jalan Raya Banjar Adat Gumung, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (19/3/2025) sore.
Suari saat kejadian hendak pulang ke rumahnya setelah beraktivitas di sawah, sekitar pukul 16.40 Wita.
Kronologis Kejadian
Diketahui peristiwa itu terjadi saat Suari tengah mengendarai sepeda motor meski cuaca sedang diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Dikutip dari Tribun Bali, sesampainya di Jalan Raya Banjar Adat Gumung, tiba-tiba pohon bunut roboh dan menimpa tiang listrik.
Akibatnya tiang listrik ikut roboh dan menimpa korban yang sedang melintas.
Suari pun tidak sadarkan diri.
Baca juga: Tak Takut Persaingan! Fauzia Musa Buka Usaha Gorden di Kota Gorontalo dengan Strategi Jitu
Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.
Suari mengalami cedera kepala berat, luka pada dada, dan luka pada wajah.
Warga Tak Berani Menolong
Kapolsek Manggis, Kompol I Made Suadnyana saat dikonfirmasi mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, saat kejadian memang hujan cukup lebat dan angin kencang.
Sebelum tumbang, tiang listrik itu tertimpa pohon tumbang, sehingga tiang listrik ikut roboh.
"Sebenarnya ada beberapa orang di lokasi kejadian saat itu, tetapi tidak berani menolong karena tubuh korban tertimpa tiang beton. Juga ada kabel yang teraliri listrik," ungkapnya.
Sementara Manajer Komunikasi PLN UID Bali I Wayan Eka Susana mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Manajer PLN Karangasem terkait musibah itu.
Baca juga: Tak Cuma Kejar Cuan! Dua Pengusaha Gorontalo Buka Mebel Justru Demi Rekrut Pemuda Putus Sekolah
Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat pohon besar yang tumbang yang menimpa kabel jaringan PLN.
Sehingga tertarik dan tiang ikut roboh.
"Pada intinya kami ikuti investigasi kepolisian. Kami saat ini fokus juga menormalkan jaringan yang mengalami masalah, karena imbas cuaca buruk dari kemarin dan hari ini (kemarin)," ungkap Eka Susana, Rabu 19 Maret 2025.
Pihaknya memastikan pihak PLN akan menyambangi rumah duka untuk mengungkapkan belasungkawa dan memberikan santunan.
"Secara kemanusiaan kami tentu akan datang sampaikan belasungkawa. Ini merupakan musibah force majeure," ungkap dia.
Siapa Suari? Berikut sosoknya
Keluarga sangat kehilangan sosok I Nengah Suari.
Suari sehari-hari berprofesi sebagai tenaga kontrak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karangasem.
Korban menjadi petugas kebersihan di Pasar Karangsokong.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Jumat, 21 Mar 2025, BMKG: Peringatan Hujan Sedang Gorontalo, Jabar Angin Kencang
Dia meninggalkan seorang istri serta dua orang anak.
Adik korban, I Nyoman Dana mengungkapkan, saat kejadian kakaknya itu hendak pulang ke rumah setelah mencari pakan ternak di sawah.
Akibat tertimpa tiang listrik, korban mengalami luka parah pada wajahnya dan mengalami cedera kepala berat.
Pihak keluarga masih menitipkan jenazah korban di RSUD Karangasem, sembari menunggu hari baik untuk dimakamkan.
Waspada Cuaca Ekstrem
Insiden pohon tumbang juga terjadi di Banjar Dinas Tukad Sabuh, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
Lansia bernama Ni Nyoman Rampyak (75) mengalami luka setelah tertimpa dahan pohon aren yang tumbang menimpa rumahnya.
Selain kejadian itu, BPBD Karangasem mencatat setidaknya 8 laporan pohon tumbang di berbagai titik akibat cuaca buruk, Rabu (19/3/2025).
Baca juga: Rektor UNG Beri Selamat Kepada 1.993 Calon Mahasiswa Baru yang Berhasil Lulus Jalur SNBP 2025
Jumlah ini diperkirakan masih bisa bertambah seiring dengan proses asesmen di lapangan.
"Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Sementara ini, kami sudah menerima delapan laporan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem," ujar Arimbawa.
Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.