Berita Viral
Siapa Angga Kusnan, Bos Hibisc Fantasy Tempat Wisata Diduga Biang Kerok Banjir
Angga Kusnan belakangan menjadi pembicaraan hangat usai dirinya ditegur oleh Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SOSOK-Angga-Kusnan-Bos-Tempat-Wisata-Disemprot-Dedi-Mulyadi-Gara-gara-Usahanya-Dianggap-Buat-Banjir.jpg)
"Harus ngasih contoh gak kalau BUMD, kenapa melanggar?" tegur Dedi.
"Saya minta maaf," jawab Angga.
Direktur PT Jaswita Lestari Jaya itu menerangkan awal pengajuan izin di lahan seluas 15 ribu hektare.
Namun kata Angga, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 Gunung Mas meminta untuk lebih diperluas.
"Awalnya 15 ribu hektar, PTPN meminta kami menambah luasan jadi 21 ribu hektar," katanya.
PTPN dengan PT Jaswita Lestrai Jaya menjalin kerja sama operasional (KSO) demi meraup keuntungan dari membabat kebun teh dan hutan di Puncak Bogor.
Dedi lalu meminta Kasat Pol PP Provinsi Jawa Barat M Ade menerangkan pelangagran yang telah dibuat Jaswita.
Dikatakan, data yang masuk ke Pemerintah Kabupaten Bogor hanya 5 ribu meter persegi.
Tapi fakta di lapangan justru ditemukan 15 ribu meter persegi.
Pemkab Bogor ternyata sudah pernah berupaya menindak pelanggaran itu dengan mengirim 2 kali surat peringatan dan perintah membongkar sendiri bangunan yang menyalahi aturan.
Tapi PT Jaswita Lestari Jaya ngeyel.
"Kami sedang police line," kata Angga.
Dedi Mulyadi menilai baju yang dipakai bos Hibisc tak sesuai dengan kelakuannya.
"Ini bajunya lambangnya kujang. Baju tidak sesuai tindakan. Kujang lho pak. Kujang di sini Bogor pusatnya nih makanya bencananya terjadi. Tindakannya melawan kujang itu sendiri," tegas Dedi Mulyadi.
Bos-bos Hibisc Fantasy ini tetap berkukuh telah melakukan usaha sesuai rekomendasi yang diberikan pemerintah.