Ramadan 2025
Mulai Jumat Malam, Arab Saudi Minta Masyarakat Dunia Pantau Hilal Ramadan 2025
Pemerintah arab saudi meminta seluruh masyarakat dunia ikut bergabung memantau hilal mulai Jumat malam untuk menandai awal Ramadan 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/strejhsryj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah arab saudi meminta seluruh masyarakat dunia ikut bergabung memantau hilal.
Rukyatul Hilal atau pemantauan hilal dianjurkan untuk dapat dilakukan pada Jumat (28/2/2025).
Hilal tersebut bertujuan untuk menandai awal Ramadan 1446H/2025M.
Sehingga arab saudi mengajak masyarakat dunia untuk memantau hilal atau bulan sabit.
Dilansir dari Tribunnews.com, Khusus di wilayah Arab, masyarakat diminta untuk memantau hilal menggunakan mata telanjang atau alat bantu seperti teropong.
Baca juga: Cerita Ramdan Usman, Seorang Remaja di Gorontalo Utara yang Gemar Melaut
Adapun pemantauan ini dilakukan tepat setelah matahari terbenam dengan para pemantau hilal menghadap ke arah barat.
Mengutip Al Arabiya, biasanya hilal terlihat 10 hingga 20 menit setelah matahari terbenam apabila cuaca tidak berawan.
Jika masyarakat melihat penampakan hilal, mereka diminta untuk melaporkannya ke pengadilan terdekat guna dicatat kesaksiannya.
Mahkamah Agung berharap seluruh masyarakat Saudi dapat berpartisipasi dalam mengamati hilal.
Baca juga: Sambut Ramadan, Aston Gorontalo Hotel & Villas Hadirkan Paket Taj Iftar
Lantaran hal ini menentukan dimulainya bulan suci Ramadhan dimulai, bulan yang ditunggu-tunggu umat Islam di seluruh dunia.
Selain itu pemantauan hilal juga bisa mempengaruhi keputusan penetapan Hari Raya Idul Fitri.
“Mahkamah Agung meminta agar setiap orang yang melihatnya (bulan) dengan mata telanjang atau melalui teropong untuk menginformasikan kepada pengadilan terdekat dan mendaftarkan kesaksiannya, atau menghubungi pusat terdekat untuk membantu mereka mencapai pengadilan terdekat,” kata otoritas itu dalam pernyataannya.
Kapan Ramadhan 2025 Dimulai ?
Jika bulan sabit di Saudi terlihat pada Jumat malam 28 Februari, maka Ramadhan 2025 akan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Baca juga: Makam Raja Hubulo di Gorontalo Ramai Dikunjungi Peziarah Jelang Bulan Ramadan
Namun apabila bulan sabit tidak terlihat, maka Ramadhan 2025 akan dimulai pada Minggu, 2 Maret 2025.
Di Indonesia sendiri awal bulan Ramadhan 1446 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Kementerian Agama Republik Indonesia telah menjadwalkan Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadhan pada Jumat, 28 Februari 2025.
Namun, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H pada 1 Maret 2025 berdasarkan perhitungan hisab.
Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) masih menunggu hasil rukyat hilal untuk menentukan awal Ramadhan.
NU menggunakan kombinasi metode hisab dan rukyat dalam penetapannya.
Baca juga: Bakal Rutin Patroli saat Ramadan, Satpol PP Kota Gorontalo Sasar RM yang Buka Siang Hari
Setelah hilal terlihat nantinya pemerintah Indonesia akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadan digelar di gedung Kemenag RI dipimpin Menag Nasaruddin Umar.
Nantinya ada tiga rangkaian yang akan dilakukan dalam sidang isbat.
Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.
Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.
Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.