Pelantikan Gubernur Gorontalo

Pesan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail: Jangan Ada Lagi Rivalitas Politik

Karena itu, pasca resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto, Gusnar Ismail mengajak masyarakat untuk kembali bersatu.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Diskominfotik
GUSNAR DAN ISTRI - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Ketua TP-PKK Provinsi saat berjalan menuju lokasi pelantikan. PESAN PENTING - Gusnar Ismail miminta agar warga Gorontalo melupakan rivalitas politik. FOTO/Haris. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menegaskan komitemnnya untuk merangkul seluruh masyarakat. 

Karena itu, pasca resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto, Gusnar Ismail mengajak masyarakat untuk kembali bersatu.

Menurutnya, rivalitas politik yang terjadi saat Pilkada 2024 kemarin, mesti ditinggalkan. Sebab, ada tugas besar yang harus dilakukan.

Ia meminta agar masyarakat tidak terjebak dalam isu persaingan politik, terutama yang bsia memecah belah persaudaraan. 

Kata eks Wakil Gubernur Gorontalo zaman Fadel Mohammad ini, konstalasi politik telah usai.

Kini saatnya fokus pada upaya untuk mencapai visi menuju Gorontalo yang maju dan sejahtera.

“Jangan ada lagi rivalitas politik," kata Gusnar usai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Kamis (20/2/2025).

Meski begitu, Gusnar tetap menginginkan ada pikiran banding dan alternatif dari berbagai pihak terkait pembangunan.

"Yakin dan percaya bahwa saya dan ibu Idah mendengar itu, walaupun tidak direspon saat itu juga,” kata Gusnar.

Hal senada juga disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie.

Wagub perempuan pertama ini mengatakan bahwa politik itu ada waktunya, dan sekarang sudah selesai setelah dilantiknya kepala daerah oleh Presiden RI.

“Politik itu ada waktunya, kita sudah terpilih dan dilantik, jadi sudah selesai. Saatnya kita bersama membangun Gorontalo untuk lebih maju dan sejahtera tanpa ada rasa iri dan dengki,” tutur Idah.

Istri mantan Gubernur Gorontalo dua periode, Rusli Habibie, ini berharap ada masukan, saran, solusi, dan kritik dari berbagai pihak terkait pelaksanaan pembangunan di Gorontalo.

Menurutnya seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab besar dalam membangun Gorontalo.

“Mari sama-sama kita bangun Gorontalo lebih baik lagi. Pesan khusus dari pak Rusli kepada saya untuk tetap menjadi Idah yang dulu, rajin turun lapangan dan dekat dengan masyarakat. Ini tidak mudah, tapi pesan beliau itu akan saya laksanakan sepenuh hati demi Gorontalo,” pungkas Idah. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved