Senin, 16 Maret 2026

Lansia Gorontalo Ditemukan Tewas

BREAKING NEWS: 2 Lansia Desa Kaidundu Gorontalo Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Kemiri

Dua orang lanjut usia (lansia) asal Desa Kaidundu, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: 2 Lansia Desa Kaidundu Gorontalo Ditemukan Meninggal Dunia di Perkebunan Kemiri
Dok Basarnas
LANSIA MENINGGAL: Foto tim SAR gabungan tengah membawa jenazah dua lansia yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kemiri, Sabtu (22/2/2025) sore. Korban sempat pergi memetik kemiri pada Selasa (19/2/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dua orang lanjut usia (lansia) asal Desa Kaidundu, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area perkebunan kemiri pada Sabtu (22/2/2025) sore.

Dua korban sempat dinyatakan hilang sejak Rabu (20/2/2025).

Setelah keluarga korban melapor ke pihak berwajib, tim SAR pun turun tangan.

Korban kemudian ditemukan tak bernyawa di dua lokasi berbeda.

Hanya saja, korban sempat sulit dievakuasi karena berada di dataran tinggi yang memiliki kemiringan hingga 80 derajat.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, kondisi cuaca hujan juga mempersulit tim SAR gabungan melakukan evakuasi.

Selain curam, medan yang dilalui juga licin akibat diguyur hujan. 

Namun tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Gorontalo, TNI, Polri, serta masyarakat setempat itu akhirnya berhasil mengevakuasi korban.

Kronologi

Heriyanto menjelaskan tim SAR segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kehilangan.

Rahmin Ulaika (80) dan Harni Tilome (75) sedang dicari oleh pihak keluarga.

Berdasarkan informasi dari Camat Bulawa, Rewis Laki, dua lansia itu terakhir kali terlihat pada Selasa (19/2/2025).

EVAKUASI JENAZAH: Dua jenazah lansia tengah dievaluasi dari perkebunan kemiri, Sabtu (22/2/2025). Tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi korban karena medan yang curam dan licin.
EVAKUASI JENAZAH: Dua jenazah lansia tengah dievaluasi dari perkebunan kemiri, Sabtu (22/2/2025). Tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi korban karena medan yang curam dan licin. (Dok Basarnas)

Rewis dan Harni disebut pergi ke kebun untuk memetik kemiri.

Namun setelah seharian, keduanya tak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga pun langsung mencari keberadaan mereka.

Upaya pencarian mandiri oleh keluarga tidak membuahkan hasil.

Sehingga laporan diteruskan ke pemerintah desa, kepolisian, dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo.

Setelah pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di titik koordinat 0°19'46.51"N - 123°16'31.78"E pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.

Baca juga: Update Kasus Dugaan Pembunuhan Julia Sangala, Polres Gorontalo Utara Dapat Petunjuk Baru

"Jarak antara korban pertama dan kedua sekitar 20 meter," ujar Heriyanto.

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah keluarga di Desa Kaidundu.

Setelah operasi penyelamatan dinyatakan selesai, seluruh personel yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi dikembalikan ke instansi masing-masing.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam operasi ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan," tutup Heriyanto. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved