Telur Gorontalo
Jelang Ramadhan, Pedagang Telur di Kota Gorontalo Curhat Dagangannya Kurang Laris
Jelang Ramadhan, Pedagang Telur di Kota Gorontalo Curhat Dagangannya Kurang Dibeli
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Menjelang bulan suci Ramadhan, sejumlah pedagang telur di Kota Gorontalo mengeluhkan turunnya jumlah pembeli.
Kondisi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, biasanya permintaan telur akan meningkat menjelang bulan puasa.
Irfan Ahmad, salah satu pedagang telur di Gorontalo mengaku penjualan telur dalam beberapa minggu terakhir belum mengalami kenaikan penjualan.
“Biasanya kalau sudah mendekati Ramadhan, pembeli ramai. Sekarang malah sepi, stok masih banyak,” ujarnya saat ditemui di lapaknya Senin (17/2/2025).
Menurut Irfan, harga telur saat ini berkisar Rp49.000 per bak, sedikit lebih turun dibandingkan tahun kemarin.
Namun, ia menduga daya beli masyarakat yang menurun menjadi penyebab utama sepinya pembeli.
“Banyak pelanggan yang bilang uang lagi sulit, harga kebutuhan lain juga naik,” tambahnya.
Hal serupa dialami pedagang lain, Ranti, yang biasa berjualan di kawasan RTH Kota Tengah Kota Gorontalo.
Ia mengaku penjualan belum mengalami kenaikan karena terdapat beberapa telur dari luar daerah masuk ke Gorontalo.
“Biasanya Ramadhan jadi momen bagus buat jualan. Tapi sekarang berbeda, mungkin karena ekonomi sedang sulit terus ada telur dari makassar dan sulteng masuk ke Gorontalo,” katanya.
Para pedagang berharap kondisi ini membaik dalam beberapa hari ke depan, terutama saat masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan untuk puasa.
Mereka juga berharap ada intervensi dari pemerintah, seperti stabilisasi harga atau bantuan bagi pelaku usaha kecil, agar daya beli masyarakat bisa meningkat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/aefgetrh.jpg)