Sabtu, 21 Maret 2026

Pembunuhan di Gorontalo Utara

Detik-detik Pembunuhan Pria di Tombulilato Gorontalo Utara, Pelaku Punya Masalah Pribadi dengan Ipar

Terungkap kronologi detik-detik pembunuhan yang terjadi di Desa Tombulilato, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Detik-detik Pembunuhan Pria di Tombulilato Gorontalo Utara, Pelaku Punya Masalah Pribadi dengan Ipar
Istimewa
KRONOLOGI PEMBUNUHAN: Foto ilustrasi pembacokan. Irwan menjadi tersangka usai membacok pria di Desa Tombulilato hingga tewas. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Terungkap kronologi detik-detik pembunuhan yang terjadi di Desa Tombulilato, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.

Insiden ini terjadi Jumat (14/2/2025), sekitar pukul 20.00 WITA.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Utara AKP Muhamad Adrianto, mengatakan tersangka Irwan Mahmud (25) tengah mabuk saguer saat kejadian.

Sebelumnya Irwan sudah memiliki masalah dengan iparnya, Utun. 

Saat akan melewati rumah Zaidin Duko (38), Irwan melihat sepeda motor milik Utun terparkir.

Utun saat itu beristirahat di gazebo dekat rumah Zaidin.

"Setelah itu, tersangka kembali di tempat itu, kebetulan ada Opa Umar yang baru tiba, yang akan memindahkan kayu dan terpal ke rumah korban. Karena masih keluarga dengan korban, Umar menyuruhnya pulang dan jangan cari masalah" ucap Adrianto kepada TribunGorontalo.com Senin (17/2/2025).

Namun Irwan tidak mendengarkan Umar, ia terus mencari Utun.

Setelah itu Zaidin keluar dari rumahnya karena merasa terganggu dengan perilaku Irwan yang marah-marah.

Zaidin sempat ditahan oleh istri dan satu temannya. Namun Zaidin bersikeras melepaskan bajunya.

Ia berlari menghampiri Irwan yang saat itu duduk di atas motornya.

Irwan lantas berdiri dan mulai cekcok dengan Zaidin.

Irwan sontak mengambil parang yang dibawanya dan mulai membacok Zaidin.

Zaidin sempat menghindar. Tebasan Irwan mengores punggung korban.

Setelah itu Irwan membacok Zaidin kedua kalinya hingga korban jatuh ke selokan.

Di saat itulah Irwan mulai membacok leher Zaidin hingga tewas.

Istri korban berteriak histeris melihat kejadian ini.

Sementara itu, Utun kemudian bergegas mengambil tombak ikan di motor Irwan.

Irwan yang melihat Utun mengambil tombak pun melarikan diri.

Ia langsung pergi ke rumah Kepala Desa Tombulilato. Irwan langsung dibawa ke Polsek Atinggola.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Gorontalo Utara.

Irwan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Jenazah korban diautopsi

AKP Muhamad Adrianto mengatakan keluarga korban sempat menolak autopsi. 

"Saat saya datang ke TKP berpas-pasan dengan mobil Polsek dan korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan tindakan medis yang berbayar Rp 900 ribu. Sehingga mereka mengira untuk autopsi, keluarga yang akan membayar. Padahal kami yang menanggung biayanya," jelas Kasat Reskrim Polres Gorontalo Utara tersebut.

Adapun hasil autopsi akan keluar paling lambat 2 minggu.

Penyebab kematian korban adalah kondisi luka berat di bagian leher. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved