Minggu, 26 April 2026

Berita Style

Kucing Miliki Penglihatan Lebih Tajam dari Manusia, Benarkah Dapat Lihat Hantu?

Kucing memilik ketajaman penglihatan berkisar antara 20/100 hingga 20/200, sedangkan manusia rata-rata memiliki ketajaman penglihatan 20/20. 

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Kucing Miliki Penglihatan Lebih Tajam dari Manusia, Benarkah Dapat Lihat Hantu?
Sripoku
KEMAMPUAN KUCING - Kucing memiliki pengelihatan dan pendengaran lebih tajam dibanding manusia.  

TRIBUNGORONTALO..COM - Berikut tanggapan dokter hewan dan pakar perilaku soal kemampuan kucing dalam melihat dan mendengar.

Ternyata kucing memiliki pengelihatan dan pendengaran lebih tajam dibanding manusia. 

Kucing memilik ketajaman penglihatan berkisar antara 20/100 hingga 20/200, sedangkan manusia rata-rata memiliki ketajaman penglihatan 20/20. 

Kucing juga dapat melihat jelas objek yang berada sekitar enam meter di depannya serta mampu melihat dengan baik dalam kondisi minim cahaya atau kegelapan. 

Begitu pun soal pendengaran. Kucing dapat mendengar frekuensi suara hingga 64.000 Hz, sementara manusia hanya dapat mendengar hingga 20.000 Hz. 

Dengan penglihatan dan pendengaran yang super, wajar jika kita percaya kucing bisa melihat lebih banyak hal daripada manusia. 

Hal ini pun tidak jarang membuat orang penasaran apakah kucing bisa melihat hantu? 

Menurut jajak pendapat YouGov pada 2021, sekitar 41 persen orang yang disurvei percaya kucing dapat melihat hantu. 

Betulkah kucing dapat melihat hantu? 

Bonnie Bragdon, dokter hewan, salah satu pendiri dan Presiden Independent Veterinary Practitioners Association, dan mantan anggota dewan untuk Society for Veterinary Medical Ethics, mengatakan indra kucing lebih tajam daripada manusia. 

Banyak pemilik kucing berteori hewan dapat memprediksi prekursor getaran halus untuk hal-hal, seperti gempa bumi atau letusan gunung berapi.

Namun, Survei Geologi Amerika Serikat menunjukkan interpretasi perilaku hewan yang tidak normal sangat dipengaruhi interpretasi manusia.

Karena tidak dapat berkomunikasi secara langsung dengan hewan, kita tidak dapat mengetahui apakah perilaku anomali yang diamati pada hewan tertentu disebabkan gempa bumi yang akan datang atau faktor luar lainnya. 

Amy Shojai, konsultan perilaku hewan bersertifikat serta pendiri dan presiden emeritus Cat Writers' Association, mengatakan kucing mendeteksi perubahan tekanan barometrik, yang berarti peka terhadap fluktuasi cuaca. 

“Kucing-kucing kami memperhatikan detail dunia di sekitarnya, memperhatikan perubahan kecil, dan bereaksi sesuai dengan itu,” katanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved