Minggu, 8 Maret 2026

Gempa Bumi

Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Kamis Sore 13 Februari 2025, Cek Kedalaman Info BMK

Gempa bumi adalah fenomena alam yang tidak bisa dihindari, tetapi dengan mitigasi yang baik, dampaknya dapat diminimalkan. Masyarakat Gorontalo diimba

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Kamis Sore 13 Februari 2025, Cek Kedalaman Info BMK
BMKG
GEMPA BUMI - Terjadi gempa bumi pada Kamis 13 Februari 2025. Gempa bumi adalah fenomena alam yang tidak bisa dihindari, tetapi dengan mitigasi yang baik, dampaknya dapat diminimalkan. Masyarakat Gorontalo diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang dalam menghadapi potensi bencana ini. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 3.2 yang terjadi pada Kamis (13/2/2025) pukul 16:01:29 Wita. 

Berdasarkan data real-time BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 0°28'48.2"N 121°11'46.1"E, dengan kedalaman 79 kilometer.

Gempa ini terjadi di wilayah Sulawesi Tengah, tepatnya di Moutong Barat, Kabupaten Parigi Moutong, dengan kode lokasi sesuai sistem Google Maps.

Dengan magnitudo yang relatif kecil dan kedalaman menengah, gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami. Namun, getaran ringan mungkin dirasakan di beberapa wilayah sekitar episenter.

Menurut BMKG, kedalaman gempa 79 km mengindikasikan bahwa peristiwa ini termasuk dalam kategori gempa menengah.

Gempa di kedalaman ini biasanya diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng atau pergeseran kerak bumi di zona Benioff.

Dengan magnitudo 3.2, dampaknya relatif kecil dan jarang menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Namun, getaran dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama jika berada di bangunan tinggi atau area dengan struktur tanah yang lunak.

Meskipun gempa ini tergolong ringan, ada beberapa dampak yang perlu diwaspadai:

Getaran lemah dapat dirasakan di wilayah sekitar episenter.

Kemungkinan retakan kecil pada bangunan tua atau struktur yang tidak tahan gempa.

Gangguan psikologis bagi warga yang berada di lokasi gempa.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan meskipun kemungkinan tersebut kecil.

Upaya Mitigasi Gempa

Untuk mengurangi risiko akibat gempa bumi, masyarakat di wilayah rawan gempa perlu melakukan langkah-langkah mitigasi berikut:

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved