Pelantikan Kepala Daerah
Seluruh Kepala Daerah se-Indonesia Akan Ikut Wajib Militer di Akmil Magelang Usai Dilantik
Siap-siap, kepala daerah nantinya akan ikut wajib militer usai dilantik selama sepekan yakni dari tanggal 21-28 Februari 2025 di Magelang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fdsgjmteyketuk.jpg)
"Untuk mengawali pemerintahan tentunya bagus ya, karena ini semangat kebersamaan, intinya kan itu," ujar Pramono.
Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ahmad Luthfi, juga menyatakan kesiapannya.
"Ya saya ngikut saja. Kita wayang," kata Ahmad Luthfi di Kota Solo, Selasa (14/1/2024).
Baca juga: Momen Mayor Teddy Lincah Joget & Pimpin Karaoeke Lagu Koplo di Malam Keakraban di Akmil
Pakar ilmu pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad), Dede Sri Kartini, menilai bahwa retret kepala daerah ini memiliki manfaat, terutama dalam hal penyamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah.
"Terutama untuk kepala daerah terpilih yang katakanlah background-nya tidak memiliki pengetahuan tentang ilmu pemerintahan," kata Dede, dikutip dari Antara, Senin.
Menurutnya, retret ini dapat membantu kepala daerah memahami batasan kewenangan yang mereka miliki sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Selain itu, Dede menekankan pentingnya pembekalan mengenai birokrasi pemerintahan yang efektif, termasuk bagaimana kepala daerah sebaiknya menghargai pendapat para kepala dinas dan tidak sembarangan melakukan perombakan.
"Satu lagi adalah bagaimana kepala daerah terpilih lebih membuka diri untuk mengedepankan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan partai politiknya," katanya.
Dengan adanya retret ini, diharapkan para kepala daerah dapat lebih siap dalam menjalankan tugasnya, selaras dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com