Kamis, 19 Maret 2026

Berita Viral

Penghulu di Banyuasin Sumatera Selatan Viral, Meninggal Usai Prosesi Ijab Kabul Terlaksana

Seorang penghulu di Banyuasin meninggal dunia setelah prosesi ijab kabul. Penghulu itu nampak tak bergerak saat sang pria memulai proses ijab kabul.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Penghulu di Banyuasin Sumatera Selatan Viral, Meninggal Usai Prosesi Ijab Kabul Terlaksana
kolase TribunGorontalo.com/istimewa
PENGHULU MENINGGAL - Kolase Penghulu Sarnubi ketika melaksanakan akad nikah Ardi dan dan Sri Darmayanti, di Desa Kuala Putian Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Jumat (7/2/2025). Sarnubi kemudian meninggal setelah menikahkan keduanya. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang penghulu di Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan meninggal dunia setelah prosesi ijab kabul.

Penghulu itu nampak tak bergerak saat sang pria memulai proses ijab kabul.

Dilansir dari TribunMedan.com, penghulu tersebut bernama Sarnubi.

Ia meninggal dunia dalam kesempatan yang tak biasa.

Sarnubi meninggal dunia usai menikahkan pasangan pengantin Ardi dan Sri Damayanti di Desa Kuala Puntian Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Baca juga: Kesal Tak Diberi Uang Untuk Judol, Pria di Musi Rawas Sumut Aniaya hingga Ancam Ibu Kandung

Sebelum kejadian, Sarnubi seperti biasa melaksanakan tugasnya untuk menikahkan pengantin.

Dari video yang beredar, terlihat semua prosesi ijab kabul dilaksanakan secara lancar.

Namun, tak lama kemudian setelah prosesi ijab kabul selesai, tiba-tiba Sarnubi tertunduk.

Pengantin pria dan orangtua mempelai serta para saksi masih belum sadar ketika Sarnubi sudah tertunduk di meja. 

Ketika pengantin perempuan akan keluar dari kamar, seorang laki-laki mendekat dan memegang Sarnubi.

Saat itulah, semua orang yang ada di dalam ruangan akad nikah mengetahui bila Sarnubi sudah meninggal.

Baca juga: Ratusan Warga Sleman Yogyakarta Keracunan Makanan di Hajatan, 6 Orang Dilarikan ke RS

Dari informasi yang diterima, warga yang ada di Desa Kuala Puntian Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin mengetahui kejadian tersebut. 

"Dari prosesi semuanya sudah berjalan lancar. Tinggal tanda tangan, tetapi tiba-tiba Ustad Sarnubi ini tertunduk dan tak bergerak lagi," kata Kiman warga Desa Kuala Puntian.

Warga yang mengetahui hal tersebut, berupaya memberikan pertolongan dengan membawa Ustad Sarnubi ke bidan terdekat. Namun, setelah dibawa  ternyata Ustad Sarnubi sudah meninggal dunia.

Baca juga: Kronologi Kakak Bunuh Adik Tiri di Maros Sulsel, Korban Sempat Mengamuk

"Tadi sudah di makamkan di pemakaman Desa Kuala Puntian. Karena, beliau merupakan orang Kuala Puntian," pungkasnya. 

Sedangkan dari Kantor Depag Banyuasin Saibi ketika dikonfirmasi membenarkan bila yang meninggal merupakan petugas P2UKD dari Kecamatan Tanjung Lago Banyuasin

"Kalau secara kronologis kami tidak tahu pasti. Tetapi, memang beliau P2UKD di Tanjung Lago," katanya singkat. 

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved